AgresifNews.co
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
AgresifNews.co
No Result
View All Result

Non Fisik TMMD 111 Kodim 0904/Paser Suluh Stunting dan Ingatkan Prokes

by Redaksi
June 23, 2021
in Serba-Serbi
0
Bagikan

PASER – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Kodim 0904/Paser tidak hanya menyelesaikan pengerjaan sasaran fisik saja. Namun disela kegiatan fisik, anggota Satgas juga menggelar kegiatan non fisik.

Acara digelar menggunakan standar protokol covid-19, dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Dan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Paser, serta Persit Kartika Chandra Kirana dalam kegiatan non fisik TMMD guna memberikan penyuluhan tentang pencegahan dan penanganan stunting yang diselenggarakan di Ruang Pertemuan Kantor Desa Kerang Dayo Jalan provinsi, Kerang Dayo RT 2, Km 9 Kec. Batu Engau Kab. Paser, Selasa (22/6/2021).

Narasumber Ibu Endang Hernita (Penyuluh dari P2KBP3A kab.Paser) dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Dim 0904 Koorcab Rem 091 PD VI/Mulawarman. drg.Fajar Widya Wijanarko,Sp. Perio menyampaikan stunting perlu dicegah dengan cara pengontrolan tinggi dan berat badan yang dilakukan pada saat posyandu setiap bulannya.

“Jadi dalam 1000 hari pertama kehidupan saat bayi dalam kandungan sampai usianya 2 tahun, harus dipastikan Ibu dan anak mengkonsumsi makanan yang baik dan bernutrisi, sehingga gizi tercukupi”katanya.

Untuk itu, Lanjut ibu Ketua menambahkan ini perlu menjadi perhatian semua pihak, terutama orang tua dalam memberikan asupan gizi yang baik kepada ibu hamil dan anaknya.

“Stunting dan kondisi lain yang terkait kurang gizi, juga dianggap sebagai salah satu faktor risiko diabetes, hipertensi, obesitas dan kematian akibat infeksi,”imbuhnya.

Harapannya masyarakat mengetahui akan bahayanya stunting, dalam artian pentingnya Posyandu dalam pencegahan stunting. Disela-sela acara Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Dim 0904 Koorcab Rem 091 PD VI/Mulawarman mengingatkan pentingnya mencuci tangan, memakai masker dan selalu menjaga jarak.

“Ingat selalu 3 M. dan kita berdoa kita selalu diberikan kesehatan,” tutupnya. (*/man)


Bagikan
Previous Post

Anggota DPRD Samarinda Ingatkan Prokes Aktifitas PKL

Next Post

Kualitas Hidup Perempuan di Sektor Ekonomi Masih Rendah

Next Post

Kualitas Hidup Perempuan di Sektor Ekonomi Masih Rendah

DPMPD Sosialisasi Jabatan Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Info Produk
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved