
SAMARINDA – Usaha pemerintah Kaltim dalam membangun sumberdaya manusia (SDM) melalui jalur pendidikan menengah atas khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) cukup signifikan. Hal tersebut terlihat dari paparan program pendidikan SMK yang disampaikan Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim dalam Profil Pembinaan SMK Tahun 2021
Dalam profil tersebut tercatat SMK di Kaltim melayani pembelajaran sembilan Bidang studi dengan 142 kompetensi keahlian. Sembilan bidang studi itu yakni bidang teknologi dan rekayasa, energi dan pertambangan, teknologi informasi dan komunikasi, kesehatan dan pekerjaan sosial, agribisnis dan agroteknologi, kemaritiman, bisnis dan manajemen, pariwisata, seni dan industri kreatif, sedangkan kompetensinya 142 keahlian,
“Tahun 2021 ini jumlah satuan pendidikan SMK di Kaltim 220 satuan pendidikan/sekolah. Jumlah itu terdiri atas negeri dan swasta,” kata Plt. Kepala Bidang Pembinaan SMK, Disdikbud Kaltim, H.Taufiq Qurohman saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (29/10/2021)
Dikatakan Taufiq, misi Disdikbud Kaltim adalah terwujudnya masyarakat Kaltim yang cerdas berkualitas dan punya daya saing. Dalam menunjang visi itu maka dibutuhkan misi menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat di bidang pendidikan; mewujudkan satuan warga pendiam yang berkualitas, berakhlak mulia dan berdaya saing; mewujudkan sistem pendidikan, tata kelola dan pencitraan publik,
Menurutnya,dalam mewujudkan misi terwujunya masyarakat Kaltim yang cerdas berkualitas dan punya daya saing itu, Disdikbud Kaltim terus memberikan pembinaan satuan pendidikan SMK secara intensif dalam menerapkan pembelajaran 142 kompetensi keahlian.
“Sebab 142 kompetensi keahlian itu hampir menyakup bidang ekonomi baik sumber daya alam, teknologi informasi, industri, perdagangan dan lainnya,”jelas Taufik Qurohman dengan nada optimis. (misman)




