SANGATTA– Vaksinasi di Kutim yang telah menyasar usia remaja, 12 hingga 17 tahun dinilai cukup baik. Bahkan menurut data di Dinas Kesehatan, untuk kategori ini sudah mencapai sekitar 70 persen.

“Saya sangat salut kerja keras yang dilakukan Dinas Kesehatan selama ini, menjalin kerjasama berbagai pihak, seperti TNI dan Polri untuk pelaksanaan vaksinasi yang sudah menyasar usia remaja. Terlebih sudah diberlakukan sekolah tatap muka selama ini, vaksinasi menjadi penting, lantaran usia rema yang rata-rata pelajar sering berinteraksi dengan sesama rekan di sekolah, mski tetap dibatas mematuhi protokol kesehatan.
“Bagaimana pun vaksinasi yang menyasar usia remaja sangat penting. Mereka merupakan haparan bangsa ke depan, sehingga imunasi dan kesehatan harus dijaga dengan baik,” kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Kutim dr Novel Tyty Pemabonan.
Dijelaskannya, sebelumnya vaksinasi menyasar kepada usia dewasa dan lansia, karena banyak usia seperti yang diserang covid-19. Bahkan usia lansia dinilai rentan terserang virus, sehingga vaksinasi awal ditujukan kepada usia dewasa dan lansia.
Belakngan setelah muncul vairan baru yang dicurigai penularannya lebih cepat, sehingga vaksinasi ditujukan kepada usia remaja. Hal seperti itu menjadi salah satu alasan vaksinasi Covid-19 untuk usia 12-17 tahun. (adv)




