AgresifNews.co
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
AgresifNews.co
No Result
View All Result

Ketua Komisi III, Pertanyakan Rencana Pemkot Sulap Gedung Bulu Tangkis Kawasan Polder Air Hitam

by Redaksi
November 8, 2021
in DPRD Samarinda
0
Bagikan

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berencana menyulap Gedung Bulu Tangkis yang berada di kawasan Polder Air Hitam menjadi mini teater atau opera mini.

Diketahui, gedung olahraga bulu tangkis yang dibangun sejak 2016 itu dengan anggaran 33 miliyar sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Pasalnya, hingga saat ini gedung tersebut sudah tak terurus sehingga terkesan kumuh atau mangkrak.

Angkasa Jaya Djoerani

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani turut memberi komentar terkait rencana Pemkot tersebut. Sebagaimana fungsi pengawasan anggaran, Jaya sapaan karibnya ini mempertanyakan urgensi kebijakan tersebut.

“Konsekoensinya pasti anggaran. Mini opera itu dibutuhkan apa tidak, masyarakat butuh tidah?. Karena larinya ke anggaran juga, jadi skala urgensi harus diperhatikan juga,” ucap Angkasa Jaya saat ditemu di ruang kerjanya di Gedung DPRD Samarinda, Senin (8/11/2021).

Politisi PDI itu menilai, skala prioritas pembangunan perlu diperhatikan. Dalam hal ini ,rencana tersebut harus mempertimbangkan multi fungsi seperti fungsi kesenian, olahraga, serta fungsi polder pada umumnya.

“Kalau saya melihat dari sisi budgeting ketika dirubah menjadi gedung mini opera saya setuju saja. Cuma harus diliat dulu apakah ada kebutuhan yang lebih penting,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Jaya, Dia mengapresiasi kepawaian Walikota Samarinda dalam memaksimal segala sesuatu saat bersifat potensial.

“Apapun dibangun disitu pasti strategis, kalau wadah itu di prioritaskan sebagai wadah hiburan kota. Salah satunya menghindari tepian mahakam,” kata Angkasa Jaya.

Namun demikian dirinya mengaku mendukung kebijakan tersebut sejauh memperhatikan kesejahteraan masyarakat. (man/adv)


Bagikan
Previous Post

Komunitas Baca Al-qur’an Pensiunan RRI Malang, Salurkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Banjir Bandang

Next Post

DPRD Apresiasi Bantuan Alsintan untuk Petani Bengalon

Next Post

DPRD Apresiasi Bantuan Alsintan untuk Petani Bengalon

DPRD Kutim Apresiasi Kampung Bebas Narkoba

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Info Produk
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved