PASER – Guna mencegah penyebaran dan penyalahgunaan narkoba, Polres Paser Launching kampung tangguh anti narkoba Desa Tepian batang di kantor Desa Tepian Batang, selasa (7/06/2022).
Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Paser, Kapolres Paser, Kajari Paser, ketua DPRD Paser, perwakilan Kodim 0904/Paser, Kesbangpol, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama. Peluncuran Kampung Tangguh ditandai dengan pemukulan gong oleh Kapolres Paser setelah sambutannya.
Dalam sambutannya, Kapolres Paser AKBP Kade Budiyarta mengatakan, dengan terbentuknya kampung tangguh anti narkoba bukan berarti kampung ini banyak kasus narkoba. Yang kami harapkan dengan terbentuknya kampung tangguh ini, desa ini bisa bersih dari kasus narkoba.
Kade Budiyarta menyebutkan, salah satu penyebab penyalahgunaan narkoba adalah broken home, karena kurangnya kasih sayang orang tua terhadap anak-anak mereka. Sehingga anak-anak lebih memilih mencari kasih sayang di lingkungan luar, masuk ke pergaulan yang salah, dan meluapkan rasa kecewa melalui narkoba.
Pencegahan lebih ditekankan, jadi peran serta orang tua mengawasi anak-anak mereka agar terhindar dari pergaulan yang salah sangatlah diperlukan,” jelas Kade.
Ia juga menghimbau kepada para orangtua agar jangan takut melaporkan anaknya ke pihak kepolisian.
“Apabila ada anak yang menggunakan narkoba, maka orang tuanya jangan takut untuk melapor ke kepolisian. Sebab anak tersebut tidak akan kami proses hukum, hanya kami rehabilitasi untuk menghilangkan ketergantungannya terhadap narkoba. Pengedar narkoba yang akan kami tindak tegas,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf menyampaikan, Kondisi saat ini sudah memprihatinkan, dalam hal ini sinergitas antara TNI, POLRI, BNK Paser, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah generasi muda terperosok kedalam pergaulan yang salah.
“80 persen Lapas Paser dipenuhi kasus narkoba, mudahan kedepannya kita bisa mengurangi kasus narkoba. Di Kabupaten Paser, Narkoba tidak hanya ada di kalangan dewasa, bahkan menyentuh anak-anak kita dan para wanita,” ungkap Masitah.
Wakil Bupati berharap kepada para relawan anti narkoba terus menerus memberikan pengetahuan kepada masyarakat untuk mendeteksi gejala-gejala anak yang menggunakan narkoba.
“Kami harap dengan terbentuknya kampung tangguh Desa Tepian Batang ini, bisa mempunyai daya cegah untuk masuknya narkoba ke dalam Desa Tepian Batang,” harapnya.
Selanjutnya, Kades Tepian batang mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi atas terpilihnya Desa Tepian Batang sebagai desa pertama yang menjadi kampung tangguh anti narkoba.
“Kami atas nama masyarakat Desa Tepian Batang mendukung penuh pemberantasan narkoba. Semoga peredaran yang sifatnya merusak generasi muda bisa lebih ditekan, tak hanya desa kami, mudah-mudahan desa lainnya juga bisa membantu pemerintah untuk mencegah dan memberantas barang haram tersebut masuk ke Desa-Desa,” tandasnya. (fi)







