SAMARINDA – Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) harus bergerak cepat mengikuti perkembangan zaman, salah satu yang harus menjadi perhatian pengusaha adalah sistem pembukuan berbasis teknologi digitalisasi.
Kepala Disperindagkop dan UMKM Kaltim Muhammad Sa’duddin dalam sambutannya pada acara Training of Trainers Peningkatan Akses Keuangan UMKM melalui Sistem Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (Siapik) mengatakan pengusaha UMKM harus sudah beralih dari pembukuan manual ke digitalisasi yang lebih mudah dan cepat.
Sistem Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) yang dikembangkan oleh Bank Indonesia tersebut diharapkan dapat mendorong pelaku usaha UMKM untuk memperluas akses pembiayaan permodalan dari perbankan.
“Pemprov Kaltim bersungguh-sungguh dalam membangun perekonomian di daerah terutama koperasi dan UMKM yang ada di Kaltim. Singkatannya SIAPIK mudahan tampilannya dan visinya juga bagus serta menyenangkan buat operator,” ungkapnya di hotel Zoom, Selasa (6/9/2022).

Sa’duddin menjelaskan di Kaltim saat ini tercatat 344 ribu UMKM. Jumlah ini mengalami peningkatan 37 ribu dibandingkan awal 2022. Jumlah ini tentunya memberikan kontribusi yang tidak sedikit untuk perekonomian Kaltim.
Berdasarkan jumlah tersebut dibutuhkan sebuah sistem yang memudahkan pelaku UMKM untuk membuat pelaporan serta pencatatan keuangan. Laporan keuangan merupakan hal wajib yang harus dimiliki semua jenis usaha berskala kecil sampai yang berskala besar.
Sa’duddin meyakini dengan adanya aplikasi SIAPIK sudah menyesuaikan dengan standar-standar akuntansi, sehingga pemakai laporan keuangan bisa menggunakan dengan seutuhnya.
Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Kaltim Muhammad Faisal, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Darmansjah M Prijanto. Peserta dari kegiatan ini adalah pelaku UMKM, Generasi Bank Indonesia (GenBI) Kaltim serta dosen dari beberapa perguruan tinggi di Samarinda.
Aplikasi SIAPIK tersebut dapat digunakan pelaku usaha UMKM pada komputer pribadi atau telepon genggam pintar berbasis android melalui play store. Sehingga, dengan kemudahan ini diharapkan pembukuan keuangan para pelaku UMKM semakin baik dan profesional.(yan/adv/kominfokaltim)







