SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin mendorong agar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan provinsi maupun kabupaten/kota untuk rutin menggelar event literasi.
Menurutnya, kegiatan seperti itu akan dapat berdampak pada meningkatnya minat baca masyarakat.
Dia menyebut, salah satu event literasi yang baru-baru ini digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Kaltim, yakni lomba Literasi dan Kepustakawanan tingkat provinsi Kaltim tahun 2022 menjadi momentum yang tepat untuk kembali menggaungkan minat baca masyarakat .
“Kita apresiasi apa yang sudah dilaksanakan oleh DKP Kaltim. Dengan momen yang cukup baik bagi peserta ini diharapkan ke depan tidak hanya per satu tahun kegiatan, kalau perlu di kabupaten/kota juga harus dilakukan ini sebelum di tingkat provinsi,” katanya.
“Harapan kita semakin banyak festival dan penghargaan literasi dan pustakawan. Ini bisa memasifkan, sekaligus mensosialisasikan pada masyarakat. Walaupun yang saya pikir apa yang disampaikan pak Riza jika literasi kita itu 62 persen lebih tinggi dari literasi nasional. Maka kita perlu pertahankan, termasuk berapa hal ke depan ini. Momentum ini untuk memasifkan lagi, yang penting Dinas Perpustakaan menjadi leading sektor bisa menggarap proyek besar literasi di Kaltim dan bisa berjalan,” sambungnya.
Politisi dari partai Golkar ini menyebut, literasi berbanding lurus dengan minat baca yang semakin tinggi. Dengan tingginya minat baca, kata dia, maka semakin tinggi juga literasinya.
” Harapan kita, pemerintah bisa lebih konsentrasi mengenai ini,” katanya.
Dari sisi anggaran, lanjut Salehuddin, pihaknya siap mengalokasikan untuk perpustakaan daerah.
“Kalau bicara masalah anggaran pasti kami dukung. Saya sering interupsi Paripurna bahwa ini penting, karena kondisi perpustakaan luar biasa kalau bicara literasi, kita harus melihat perpustakaan. Masalahnya sekarang perpustakaan kalau hujan banjir. Jadi, bagaimana kita menyiapkan fasilitasnya yang lebih baik, representative, mudah dijangkau, lengkap buku, layanan bagus. Ini upaya kita membangun SDM di Kaltim yang notabene sudah menjadi warga ibukota,” tandasnya.(adv73/dpk/eha)







