Blackwood atau Gerber digunakan untuk mengetahui jumlah Ace atau King. Tetapi untuk mengetahui secara khusus letak daripada Ace or King tersebut kebanyakan pemain didunia ini menggunkan cue-bidding.
Cue bidding dilakukan apabila dalam permainan antara partnership telah menemukan “agreed suit” (warna yang disetujui sebagian trump) dan telah setuju untuk bid game maka tentunya tidak ada gunanya lagi bid suit yang lain.
Bid suit ini yang disebut cue-bid menunjukkan control di suit tersebut (biasanya Ace atau void) disusul second round control yang bertujuan untuk mencoba menemukan kontrak slam jika memungkinkan.
Biasanya cue-bid dilakukan pada level 4 tetapi mungkin juga dimulai pada level 3.
Mari kita lihat beberapa contoh dibawah ini.
1 2 3
Barat Timur Barat Timur Barat Timur
1D 2H 1H 3H 1NT 3H
3H 4C 3S 4D
Penawaran terakhir dari sequense diatas adalah cuebid.
- Timur tak mungkin ingin bermain di club setelah barat support heart. Bid 4C dari Timur menunjukkan C Ace dan slam interest.
- Bid 3S dari barat adalah cue-bid menunjukan SA
- Tidak mungkin barat menunjukkan suit diamond pada sekuense ini. 4D disini merupakan “advanced cuebid” yang menunjukan fit dan ingin mengajak ke slam dan menunjukkan pegang first round control di D tapi tidak ada first round control di C. Salah satu aturan dari cue-bidding adalah tunjukan control “up the line”.
Jangan bingung dengan sekuense-sekuense dibawah ini :
4 5
Barat Timur Barat Timur
1H 2C 1H 2D
3D 3D 3NT
4D 4H
- Partnership belum ada persetujuan untuk bid game maka bid 3D adalah trial bid bukan cue bid.
- Bid 4H dari timur bukanlah cue bid tetapi menunjukkan dukungan yang di tunda terhadap warna opener, mengingat mencari 10 trick di heart lebih mudah dapat daripada 11 trick jika bid 5D.
Perbedaan yang lain :
1D 2H
4H 4S
Disini 4S dari Timur adalah cue bid karena sesudah ada persetujuan untuk main game di H. Kalau disimpulkan cue bid adalah penyampaian pesan seperti ini : Saya mempunyai ekstra kekuatan dan pegang first round control di suit yang di bid sekaligus menanyakan prospek untuk bid slam. Jawaban dari pasangan yang melakukan cue bid adalah : dengan pegangan minimum dan tidak ada slam interest sign off di agreed suit. Jika ia mempunyai ekstra value dan setuju dengan kedudukan control ia bisa langsung bid slam, atau melakukan cue bid.
Barat Timur S K7
1S 2H HKQJ52
4H ? D763
CA83
Mengetahui berapa Ace yang dimiliki Barat tidak membantu Timur untuk menentukan bid slam or tidak. Barat memerlukan informasi mengenai spesific Ace atau dengan kata lain kartu timur diatas perlu Ace yang tepat.Mari kita lihat proses bidding selanjutnya disesuaikan dengan pegangan barat.
- AQJ64 1S 2H
A953 4H 5C
J5 5H
KQ
Karena tidak ada control di D Barat sign off 5H.
- AQJ64 1S 2H
A983 4H 5C .
KQ 6H
95
Dengan Second Round Control di D barat langsung bid 6H.
- AQJ64 1S 2H
A983 4H 5C
K5 5S 6H
K9 6NT
Contoh ini agak sulit. Pegang 2K diwarna minor Barat terlalu kuat untuk sign off di 5H tetapi ia tidak tahu mana slam yang terbaik 6H atau 6NT.
Cue bid 5S memberikan sedikit informasi bagi timur dan ketika timur raise 6H, Barat telah mengetahui bahwa kontrak slam harus dimainkan oleh barat. Bid 6NT dari timur bukan ingin bermain grandslam karena barat tidak cue-bid diamond sebelumnya yang berarti ia tidak pegang DA. Barat bid 6NT untuk mengamankan DK yang ia pegang.
- AQJ64 1S 2H
A983 4H 5C
A 5D 5S .
954 5NT 7H
Setelah mendengar cue-bid 5D maka timur cue-bid 5S yang jelas grand slam try.. Timur bid 5NT grand slam force dan timur langsung bid grand slam karena pegang dua top honor.*







