Samarinda – Penanganan banjir di Kota Samarinda menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan pemerintah provinsi bersama berbagai pihak mulai memberikan hasil nyata.
“Kalau dulu banjir bisa bertahan dua sampai tiga hari, sekarang hanya beberapa jam. Artinya, langkah-langkah yang kita lakukan mulai terasa dampaknya,” ujar Aji Muhammad Fitra Firnanda, Jumat (13/6/2025).
Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari pembagian tugas yang jelas antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota. “Pengerjaan fisik menjadi tugas provinsi, sementara relokasi warga menjadi tanggung jawab pemerintah kota. Kami bekerja bersama BWS yang membangun turap dan struktur pengaman lainnya,” jelasnya.
Aji menegaskan bahwa penanganan banjir di Samarinda merupakan persoalan kompleks yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. “Ini persoalan kompleks. Tidak bisa diselesaikan hanya dengan satu pendekatan. Harus ada kombinasi antara pengendalian lingkungan dan pembangunan infrastruktur,” katanya.
Ia juga menyoroti perubahan nyata yang terjadi sejak 2019. Jika sebelumnya banjir bisa berlangsung hingga beberapa hari, kini durasinya jauh lebih singkat. “Perubahan ini nyata. Jika kita bandingkan dari 2019, durasi banjir jauh lebih singkat sekarang. Ini menjadi bukti bahwa kerja bersama bisa membawa hasil,” ungkapnya.
Selain itu, Aji berharap sinergi antarinstansi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan untuk mewujudkan Samarinda yang bebas banjir secara berkelanjutan. “Pemerintah berharap sinergi yang telah terbangun dapat dipertahankan untuk mewujudkan Kota Samarinda yang bebas banjir secara berkelanjutan,” tuturnya.
Upaya penanganan banjir di Samarinda melibatkan berbagai strategi, mulai dari pembangunan infrastruktur pengendali air hingga relokasi warga yang tinggal di daerah rawan banjir. Pemerintah provinsi dan kota terus berkoordinasi agar setiap langkah yang diambil saling mendukung.
Dengan berbagai langkah yang telah dilakukan, masyarakat Samarinda kini mulai merasakan manfaatnya. Pemerintah optimistis, jika kolaborasi ini terus berjalan, target untuk menjadikan Samarinda bebas banjir bukanlah hal yang mustahil untuk dicapai di masa mendatang. (Slm/ADV/Diskominfo)







