SAMARINDA – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur, akan menggelar Bimbingan Teknis Kesiapsiagaan Penanganan Insiden Siber pada Kamis besok 20 Juli 2023 di Swiss-Belhotel Balikpapan dan direncakan akan dibuka secara resmi olah Wakil Gubernur Kaltim.
Dianto – Kabid TIK dan Persandian Diskominfo Kaltim menjelaskan Bimtek ini sebagai upaya dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mengahadapi serangan insiden siber.
Dia mengatakan penggunaan data maupun data Pemerintah banyak yang bocor. Mudah – mudahan dengan pelatihan ini dapat meningkatkan keamanan informasi dan mencegah kebocoran.
Sebagai upaya untuk menangani serangan siber, Dianto meminta setiap instansi harus memiliki solusi keamanan siber yang mampu menghentikan ancaman tersebut.
Data pribadi, data Pemerintahan serta data keuangan sangat pentingn dan harus dilindungi agar dipergunakan dengan benar.
“Pengelola IT di setiap Instansi harus memahami pentingnya data yang kita olah itu agar tidak kena hacker,” pintanya saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (18/7).
Penanganan dan pengelolaan insiden siber merupakan komponen penting dalam kelangsungan sebuah institusi atau organisasi, termasuk sektor pemerintah daerah.
“Bimtek tersebut juga akan dilakukan coaching clinic penanganan serangan,” ungkapnya.
Bimtek sendiri akan diikuti 100 peserta dari Perangkat Daerah Kaltim maupun Kabupaten dan Kota. Dengan menghadirkan dua narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI.(bs/adv/kominfokaltim)







