SAMARINDA – Kasus kematian akibat penularan Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur masih saja terjadi walaupun terjadi penurunan orang terkonfirmasi dan meningkatnya kesembuhan pasien yang dirawat.
Berdasarkan rilis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kaltim, kasus meninggal dunia akibat Covid-19 pada hari Rabu, 16 Maret 2022 mencapai 8 orang yang tersebar di di Kutai Kartanegara 3 kasus, Kutai Timur 1 kasus, Balikpapan 2 kasus, Bontang 1 kasus dan Samarinda 1 kasus.
“Tambahan kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 varian Omicron hari ini ditemukan di Berau 70 kasus, Kutai Barat 16 kasus, Kutai Kartanegara 50 kasus, Kutai Timur 25 kasus, Mahakam Ulu 10 kasus.
Selanjutnya, Paser 58 kasus, Penajam Paser Utara 19 kasus, Balikpapan 83 kasus, Bontang 25 kasus dan Samarinda 30 kasus. Sehingga jumlahnya mencapai 387 kasus baru,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak, melalui rilisnya pada Rabu sore (16/3/2022).
Dijelaskan Andi, pasien sembuh dari paparan Covid-19 terus naik tercatat ada 1.077 kasus dari Berau 111 kasus dengan perjalanan luar negeri (PPLN) 1 kasus, Kutai Barat 190 kasus, Kutai Kartanegara 38 kasus, Kutai Timur 56 kasus, Mahakam Ulu 1 kasus, Paser 35 kasus, Penajam Paser Utara 10 kasus, Balikpapan 134 kasus, Bontang 78 kasus dan Samarinda 420 kasus dengan PPLN 3 kasus.

Walau saat ini kasus varian Omicron tidak terlalu mengancam jiwa seperti halnya varian alpha dan delta, namun bagi orang-orang yang berusia lanjut dan memiliki penyakit komorbid seperti jantung, asma dan hipertensi, harus tetap berhati-hati.
“Makanya kita jangan kendor untuk menjaga 5 M yaitu tetap memakai masker, menjaga jarak dengan orang yang baru dikenal, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menghindari perjalanan yang tidak perlu.
Andi M Ishak yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Prov Kaltim ini menjelaskan pasien sembuh hari ini terbanyak berada di Samarinda yaitu sebanyak 420 kasus ditambah 3 kasus PPLN, disusul Kutai Barat 190 kasus, Balikpapan 134 kasus dan Berau sebanyak 111 kasus ditambah 1 kasus PPLN.
Selanjutnya, Bontang ada 78 kasus sembuh, Kutai Timur 56 kasus, Kutai Kartanegara 38 kasus, Paser 35 kasus, Penajam Paser Utara 10 kasus dan Mahakam Ulu hanya ada 1 kasus.
“Meski penularannya terus menurun, namun kita masih dalam kondisi pandemi. Maka diminta masyarakat tetap waspada dan patuhi anjuran pemerintah 5 M,” pesannya.(yan)







