SANGATTA – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) adalah rutinitas tahunan Pemerintah Desa menindaklanjuti hasil Musyawarah Desa (Musdes) yang menggodok penyusunan program-program kerja dan pembangunan yang kemudian tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP-Desa).
Selain itu, dalam musyawarah desa tersebut agenda yang dibahas adalah mencermati ulang dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Des) untuk diselaraskan dengan kegiatan tahun berikutnya. Selanjutnya sesuai tahapan setelah dilaksanakannya Musdes ini adalah pembentukan tim penyusun RKP Desa untuk menyiapkan program-program kerja yang nantinya akan menjadi topik Musrenbangdes.
RPJM adalah dokumen perencanaan untuk periode 6 (enam) tahun yang memuat visi misi, arah kebijakan pembangunan Desa, arah kebijakan keuangan Desa, kebijakan umum, dan program prioritas Desa, disertai dengan rencana kerja.
Tepian Baru melaksanakan Musrenbangdes dalam rangka pemantapan penyusunan RKP-Des Tepian Baru Tahun 2022 dan usulan pembangunan yang akan diusulkan ke Musrenbangcam Kecamatan Bengalon.
“ Idealnya musrenbangdes bisa lebih cepat pelaksanaannya namun pilkades pada bulan 7 kemarin sehingga baru bisa ditunaikan saat ini. Dari musdes awal desember 2021, kami telah menetapkan beberapa program prioritas diantaranya pembangunan spamdes yang sudah 2 tahun berjalan pengerjaannya, kami harap selesai tahun 2022,” papar Yunita Saadatul Ulla, Ketua BPD Tepian Baru.

Selain itu, pembangunan rumah ibadah umat Kristiani dan Islam pun dalam progress pengerjaan dan diharapkan bisa rampung tahun depan.
“ Harapan terbesar kami adalah semenisasi jalan penghubung antar desa Tepian Baru dan Tepian Makmur, Rantau Pulung. Itu butuh anggaran besar, karenanya kami sangat berharap kehadiran bapak-bapak dewan dan pihak perusahaan kiranya bisa membantu memikirkan solusi permasalahan ini,” pintanya.
Senada dengan itu Kepala Desa Tepian Baru Edy Suprianto berharap hasil Musdes yang dibahas dalam Musrenbangdes dapat terealisasi pada tahun 2022.
“ Kami sangat berharap aspirasi anggota dewan baik yang di provinsi maupun kabupaten dapat diarahkan ke Tepian Baru,

demikian pula dana kemasyarakatan atau CSR dari perusahaan tambang PT KPC dan perusahaan sawit PT Anugrah agar pembangunan di desa bisa berjalan cepat. Kami butuh perbaikan
dan peningkatan jalan desa, jalan pertanian dan ketahanan pangan. Yang tak kalah pentingnya, terus mengawal hasil musrenbang ini agar dapat terealisasi melalui APBD Kutim,” papar Kades yang baru dilantik usai terpilih pada pilkades Juli 2021 lalu ini.
Hal ini disampaikan di hadapan anggota DPRD Provinsi H. Agus Aras, Wakil Ketua DPRD Kutai Timur Arfan dan anggota dewan Masdari Kidang, Camat Bengalon Suharman Cono dan staf, Babinsa, aparatut Desa, anggota BPD, PKK, Posyandu, Karang Taruna, tokoh Agama, tokoh Adat, tokoh masyarakat Desa Tepian Baru dan undangan lainnya.
Harapan ini mendapat dukungan Camat Bengalon Suharman dan meminta Kades bergerak cepat untuk mencari dana pembangunan desa yang tidak terakomodir oleh DD dan APBD.
” Silahkan, dikomunikasikan dengan anggota dewan soal dana aspirasi dan minta dana CSR perusahaan.
Yakin kegiatan pembangunan desa akan berjalan mulus selama itu dikomunikasikan dengan baik. Demikian pula kami berharap adanya kerjasama dari semua lapisan masyarakat agar kegiatan di Desa Tepian Baru dapat berjalan lancar.
Dan dalam pelaksanaan nya nanti diharap warga ikut berpartisipasi dan mengawasi jalannya program pembangunan, jangan ragu bertanya bila merasa ada yang keliru dalam pelaksanaan pembangunan ini,” himbau Camat Bengalon Suharman.
Usai acara sambutan, Tim Penyusun RKP-Des menyampaikan Rencana kerja Pemerintah Desa Tahun 2022. Usulan tersebut meliputi bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat dan sebagainya.
Setelah itu dialog terbuka sebelum kemudian diakhiri dengan acara penandatanganan berita acara Musrenbangdes Desa Tepian Baru oleh Kades, Ketua BPD dan unsur terkait lainnya.
(and)







