AgresifNews.co
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
AgresifNews.co
No Result
View All Result

Pemprov Kaltim Komitmen Implementasikan Green Growth Compact

by Redaksi
July 12, 2023
in Pemprov Kaltim
0
Bagikan

SAMARINDA – Komitmen Pemprov Kaltim sangat besar dalam pengendalian dan perlindungan hutan serta  pelestarian lingkungan hidup. Untuk itu diperlukan dukungan seluruh Perangkat Daerah.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni dalam arahannya pada kegiatan Ekspose Kegiatan Perlindungan dan Restorasi/Rehabilitasi Mangrove, Rawa dan Gambut, Hotel Mercure, Selasa (11/7/2023).

“Hal Ini tentunya harus mendapat dukungan baik secara formal maupun juga kolaborasinya,” ujar Sri Wahyuni.

Green Growth Compact atau GGC merupakan inisiatif Kaltim untuk membangun satu gerakan bersama, menjadikan Kaltim sebagai model pembangunan hijau yang baru untuk Indonesia dan dunia dengan menonjolkan kemitraan antara pemerintah, swasta dan masyarakat.

Dikatakan, Kaltim sangat serius mewujudkan pembangunan hijau, secara konsisten didukung bahkan diperkuat Implementasinya di era Kepemimpinan Gubernur Kaltim, Isran Noor.

Pembangunan Hijau atau lebih dikenal sebagai Green Growth Compact yang telah diluncurkan sejak 2016 bersama berbagai pihak.

Menurutnya, bentuk dukungan GGC harus diformalkan baik berupa penetapan Peraturan Gubernur atau Surat Keputusan bahwa ini memang inisiatif dari pemerintah Kaltim bersama mitra pembangunan untuk melakukan upaya-upaya dalam pelestarian lingkungan termasuk kegiatan retorasi lahan basah dan seterusnya.

“Saya minta DLH, DDPI dan berbagai pihak mengupayakan agar GGC diformalkan,” pinta Sri Wahyuni.

Dijelaskan, ketika sudah diformalkan ada tanggung jawab yang melekat di jajaran Perangkat Daerah Kaltim untuk mengawal baik  implementasi GGC.

Dukungan Perangkat Daerah terkait GGC sendiri harus menjadi bagian tidak terpisahkan di dalam rencana kerja Pemerintah Daerah maupun Rencana Strategis Perangkat Daerah.

“Saya yakin isu pelestarian lingkungan ada di dalamnya meskipun nomenklatur GGC belum termuat,” tuturnya.

Sri berharap kedepan narasi GGC masuk dalam Rencanaan Pembangunan Daerah, maupun masuk di RPJMD pemerintah tahun 2024-2029.

Kaltim memiliki tanggung jawab besar untuk mengimplementasikan pembangunan hijau.  semua daerah melihat Kaltim sebagai daerah yang berhasil dengan ekonominya. (bs/adv/kominfokaltim)


Bagikan
Previous Post

Delegasi OICCA Kunjungi Kaltim Fest 2023

Next Post

DPK Kaltim Serahkan 50 Bendera Merah Putih kepada Kesbangpol Kaltim

Next Post

DPK Kaltim Serahkan 50 Bendera Merah Putih kepada Kesbangpol Kaltim

Optimalisasikan Sistem Perpustakaan, DPK Kaltim Kerjasama dengan DPK Kabupaten Penajam Paser Utara

  • Redaksi
  • Info Produk
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved