AgresifNews.co
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
AgresifNews.co
No Result
View All Result

Perbedaan Standard Signal dan UDCA pada Olahraga Bridge

Oleh: Bert Toar Polii

by Redaksi
April 14, 2024
in Olahraga
0
Bert Toar Polii

Bert Toar Polii

Bagikan

Hampir semua pemain bridge sepakat, dalam permainan bridge hal yang paling sulit adalah bertahan (defense). Dibutuhkan pengalaman dan imajinasi agar seorang pemain bisa mahir dalam defense. Selain itu, karena defense membutuhkan kerja sama antara dua pemain, dibutuhkan alat yang dapat membantu kedua pemain ini menjalin komunikasi. Salah satu alat yang sangat membantu disebut sinyal. Pada saat ini metode sinyal dalam defense telah berkembang cukup pesat sehingga cukup membingungkan para pemain. Penulis punya pengalaman unik, pada suatu hari muncul SMS di ponsel penulis yang menanyakan apa artinya UDCA.

Usut punya usut, rupanya pemain yang bertanya merupakan pemain yang terjun bermain bridge online. Pada suatu ketika saat berpasangan dengan seorang pemain dari Italia, ia diajak untuk menggunakan metode sinyal UDCA. UDCA memang sangat populer di Italia. UDCA sendiri merupakan metode sinyal yang sekarang cukup populer selain standard signal. UDCA adalah upside down count attitude. Sebelum nanti membicarakan UDCA, ada baiknya kita berbicara dulu mengenai metode standard signal.

Ada tiga macam yang dikenal dalam metode standard signal, yaitu attitude signal, count signal dan terakhir suit prefrence signal. Attitude signal adalah sinyal yang meminta partner untuk meneruskan warna tersebut dengan bermain angka besar dilanjutkan angka kecil. Sebaiknya jika ingin menolak, partner melanjutkan warna tersebut bermain angka kecil dilanjutkan dengan angka besar. Pada papan di bawah ini kita melihat bagaimana attitude signal dikombinasikan dengan imajinasi pemain.

Utara

S Q 7

H A J 4

D K 10 3

C A J 8 5 2

Barat                                                     Timur

S A K J 6 4            S 10 9 3

H 3          H 10 9 7 2

D J 6 4 2                D A 9 7 5

C 1073   C 6 4

Selatan

S 8 5 2

H K Q 8 6 5

D Q 8

C K Q 9

Barat     Utara     Timur    Selatan

1H

1S           2C           Pass       2H

Pass       4H           //

Barat lead SA di dummy main S7 dan sekarang giliran Timur. Setelah menganalisis jalannya penawaran, Timur menyimpulkan untuk menggugurkan kontrak hanya mungkin jika memperoleh satu trik dari trump. Caranya, mengecoh declarer dan partner dengan main S10. Barat yang mengira Timur pegang doubleton Spade tentu saja main SK dan Timur kembali secara meyakinkan main S9. Ketika Barat kemudian main SJ, rasanya akan sulit buat declarer untuk tidak trump dengan HJ atau HA dan kontrak tidak bisa dihindari mati 1.

Count Signal digunakan untuk menunjukkan distribusi yang dipegang. Main angka besar dilanjutkan angka kecil menunjukkan pegangan genap sedangkan sebaliknya menunjukkan angka ganjil. Salah satu situasi saat sinyal ini sangat penting, misalnya lawan main 3NT dengan di dummy ada D KQJ1098 dan tidak entry. Ketika lawan memainkan Diamond maka defender yang pegang DA tentu saja perlu mengetahui bagaimana kombinasi Diamond ini terbagi. Hal ini penting karena ia harus memutuskan kapan saat yang tepat untuk menang dengan D A. Salah mengambil keputusan akan berakibat fatal.

Contoh:

K Q J 9 6 3

8 7 4 2   A 5

10

KQJ963

8 7 2      A 5

104

Pada contoh pertama, Barat harus main D8 ketika declarer main D10. Timur yang mengetahui Barat pegang jumlah lembar genap akan langsung ambil DA. Karena kalau Timur pegang dua lembar bukan empat lembar, maka defender tidak bisa berbuat apa-apa. Sebaliknya pada contoh kedua, Barat harus main angka dua menunjukkan pegangan ganjil sehingga Timur akan membiarkan DJ menang dan declarer tidak bisa memanfaatkan Diamond di dummy. Sinyal ketiga dan ini yang cukup rumit adalah suit preference signal. Pada sinyal ini, buangan defender tidak berhubungan dengan suit yang dimainkan.

Contoh sederhana dari sinyal dapat dilihat pada papan di bawah ini:

Utara

S K 7 6

H K Q J 3

D Q 10 4

C 532

Barat                                                     Timur

S 5          9 4 3 2

H A 7 4  10 5 2

D A 9 8 6 3 2       J

C Q 7 4  J 10 9 8 6

Selatan

S A Q J 10 8

H 9 8 6

D K 7 5

C A K

Barat     Utara     Timur    Selatan

1S

Pass       1NT        Pass       2C

Pass       3S           Pass       4S

//

Barat lead DA dan ketika melihat DJ dari Timur ia berharap .DJ singleton. Bagaimana tindakan Barat selanjutnya? Tentu saja akan serang Diamond untuk di-trump oleh partnernya. Tapi, tanpa bantuan sinyal dari Barat maka Timur akan kesulitan memilih untuk menyeberang ke Barat. Permainan normal, Timur akan serang Club suit yang lemah di dummy.

Bermain suit prefence signal, Barat akan serang D9 (besar) yang berarti meminta Timur untuk main warga tertinggi di luar trump (H) dan suit yang dimainkan (D). Tukar HA dengan CA maka Barat akan serang D2 (kecil). Kembali ke UDCA, sinyal ini merupakan kebalikan dari standard signal. Kecil-besar minta atau genap dan besar-kecil tolak atau ganjil. Suit preferencenya tetap sama.*


Bagikan
Previous Post

Rudy Mas’ud Cagub Kaltim dengan Kekayaan Rp346 Miliar

Next Post

Rendi Solihin Jadi Bapak Asuh, Tim Jurnalistik Porwanas Kaltim Incar Dua Medali di Porwanas

Next Post
Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin

Rendi Solihin Jadi Bapak Asuh, Tim Jurnalistik Porwanas Kaltim Incar Dua Medali di Porwanas

Golkar Kaltim Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, Ini Syaratnya?

  • Redaksi
  • Info Produk
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved