Samarinda – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Kaltim resmi meluncurkan aplikasi terbaru bernama SAKTI (Satu Akses Kalimantan Timur). Aplikasi ini dikembangkan untuk memberikan kemudahan akses informasi bagi warga, mulai dari data pajak hingga harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional di seluruh wilayah Kaltim.
Muhammad Faisal, Kepala Diskominfo Kaltim, menjelaskan bahwa aplikasi SAKTI dirancang sebagai portal informasi terpadu. Dan pengembangan aplikasi SAKTI ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendigitalkan layanan publik. Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi yang akurat tetapi juga cepat dan mudah diakses melalui perangkat digital mereka.
Kehadiran aplikasi ini disambut baik oleh berbagai kalangan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil yang membutuhkan informasi harga pasar secara real-time untuk menyusun strategi bisnis mereka. Selain itu, petugas pajak dan aparat pemerintah juga mendapatkan manfaat dari kemudahan pengumpulan data melalui SAKTI.
“Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi, mulai dari data pajak, harga kebutuhan pokok seperti beras dan sayur di seluruh pasar Kaltim, hingga berita terkini yang diperbarui setiap hari,” ujarnya di kantor Diskominfo, Kamis (17/7/2025).
Aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur perkiraan cuaca dari BMKG. Dan fitur ini tersedia hingga tingkat desa, serta informasi pendidikan dan transportasi antar daerah.
Salah satu hal yang menarik dari aplikasi SAKTI ini ialah, adanya fitur transportasi yang memungkinkan pengguna mengetahui jalur perjalanan, termasuk jenis armada, jadwal keberangkatan, hingga estimasi harga tiket.
Meskipun demikian, ia mengakui bahwa aplikasi tersebut belum sempurna saat peluncuran perdana. Namun ia optimis SAKTI dapat terus dikembangkan agar semakin bermanfaat bagi publik.
Ke depan, Diskominfo Kaltim berencana menambah fitur-fitur baru di aplikasi, seperti layanan pengaduan masyarakat, peta digital pasar, dan integrasi dengan sistem pembayaran elektronik. Semua ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan publik di Kaltim.
“Meski belum sempurna, aplikasi ini akan tetap kami luncurkan dalam versi awal bulan ini, dan pembaruan akan terus dilakukan setiap bulan,” jelasnya.
Peluncuran SAKTI juga menjadi langkah awal dalam mewujudkan visi Kaltim sebagai daerah yang smart dan digital, sejalan dengan program pembangunan nasional. Pemerintah daerah berharap masyarakat aktif menggunakan aplikasi ini agar komunitas digital di Kaltim semakin berkembang.
Dengan adanya aplikasi SAKTI, pemerintah Kaltim berharap transformasi digital di sektor pelayanan publik berjalan lebih cepat dan efektif. Sehingga, peningkatan kualitas hidup masyarakat dan percepatan pembangunan dapat dicapai dengan dukungan teknologi informasi yang modern. (Slm/ADV/Diskominfo)







