KUTIM – Sudah lebih satu tahun, kerusakan parah terjadi di ruas Jalan Poros Samarinda-Bontang tepatnya di Kilometer 5, Desa Suka Rahmat Kecamatan Teluk Pandan, Kutai Timur. Antisipasi sementara dilakukan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim Kaltara dengan memasang Jembatan Bailey (jembatan darurat) di lokasi jalan yang putus tersebut.
Namun Jembatan Bailey ini hanya bisa dilalui dengan satu arah dan bergantian sistem buka tutup, hal ini menyebabkan kemacetan parah yang menghambat arus transportasi orang dan barang.

Upaya sinergis anggota Komisi V DPR RI dapil Kaltim Irwan Pecho dan anggota Komisi III DPRD Kaltim H. Agus Aras bersama Pemda Kaltim memperjuangkan agar dibangun jembatan permanen pengganti jembatan Bailey oleh pemerintah pusat membuahkan hasil.
Hal ini disampaikan anggota Komisi III DPRD Kaltim dapil Berau, Kutim, Bontang H. Agus Aras saat bersama Irwan Pecho meninjau jembatan Bailey di ruas Jalan Poros Samarinda-Bontang tepatnya di Kilometer 5, Desa Suka Rahmat Kecamatan Teluk Pandan, Kutai Timur, Sabtu (28/1/2023).
“Alhamdulillah, atas perjuangan Pak Irwan anggota Komisi V DPR RI Jakarta, tahun ini,” ucap Agus Aras yang juga politisi Demokrat ini.
Ia pun berharap dengan dibangunnya jembatan permanen di Desa Suka Rahmat ini, arus transportasi yang menghubungkan Samarinda – Bontang – Kutim bahkan provinsi Kalimantan Utara kembali lancar.

“Terimakasih Pak Irwan atas perjuangannya, sehingga jembatan di Desa Suka Rahmat segera dibangun,” ucap Agus Aras.
Hal senada disampaikan Irwan Pecho, ia mengungkapkan jembatan Bailey akan diganti dengan jembatan permanen sehingga wilayah yang langgan banjir ini tidak akan menimbulkan kemacetan parah lagi.
“Kita akan ganti jembatan Bailey ini dengan jembatan permanen,” tegas Irwan yang juga ketua DPD Partai Demokrat Kaltim ini.
Ditambahkan, usulan pembangunan jembatan permenen di Desa Suka Rahmat ini, adalah bukti sinergitas wakil rakyat, pemda Kaltim dan pemerintah pusat, “semoga semua segera terlaksana dan masyarakat bisa kembali menggunakan jalan poros Samarinda – Bontang dengan lancar,” tutup Irwan. (hel)







