SAMARINDA – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur (Kaltim), Ahmad Herwansyah mengatakan, segera adanya perbaikan infrastruktur jalan menuju tempat wisata dari stakeholder terkait, guna menunjang fasilitas para wisatawan yang berkunjung.
Menurut Kadis Dispar tersebut, akses jalan terkadang menjadi kendala utama jika ingin mengunjungi destinasi wisata yang terletak di pelosok Kaltim.
“Akses telekomunikasi juga perlu diperhatikan, dan akses penerbangan misalnya di Kabupaten Berau dan Kutai Barat (Kubar) serta beberapa daerah lainnya,” ungkapnya, Senin (17/7/2023).
Kemudian, mengenai akomodasi wisatawan seperti fasilitas penginapan yang masih minim di setiap daerah.
“Mungkin kalau di kota ada hotel atau penginapan, tapi kalau di pelosok susah bahkan tidak ada, yang ada kan cuman homestay itupun terkadang penuh,” ujarnya.
Lebih lanjut, permintaan para wisatawan sekarang makin banyak karena hal itu merupakan fasilitas yang dianggap penting bagi mereka yang hendak berkunjung.
Dispar Kaltim bersama stakeholder terkait, berupaya mendorong mengenai infrastruktur melalui APBD Perubahan 2023. Ini juga merupakan peningkatan kunjungan dari wisatawan.
“Beberapa jalan memang telah dilakukan perbaikan oleh PU Kaltim. Ini bertahap diwujudkan karena target kunjungan di tahun 2023 sebanyak 7.500 wisatawan nusantara, kalau dari eropa kita target 18 ribu,” tutupnya.(nt/adv/kominfokaltim)







