PASER – Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Fakultas Pertanian dan Bisnis Digital Kampus Paser menggelar forum diskusi untuk penyusunan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) di Ruang Rapat Sadurengas Kantor Bupati Paser, Kamis (6/7/2023).
Forum diskusi ini diikuti semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser, sejumlah perusahaan kelapa sawit, serta alumni dan dosen UMKT.
Dekan Fakultas Pertanian dan Bisnis Digital Kampus Paser Asman mengatakan, ini merupakan tahapan awal penyusunan kurikulum yang baru mulai minggu lalu. Dalam penyusunan perlu tanggapan dari berbagai pihak, salah satunya OPD Pemkab Paser.
“Penyusunan perlu tanggapan dari berbagai pihak yang nantinya akan menjadi bahan evaluasi tim pakar masing-masing prodi,” kata Asman.

Lanjutnya, Prodi Agribisnis mengambil pakar dari Universitas Brawijaya, Prodi Agroteknologi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan Prodi Bisnis Digital Dari Universitas Muhammdiyah Malang.
Asman menjelaskan, kurikulum merupakan suatu sistem rencana dan pengaturan mengenai bahan pembelajaran yang dapat dipedomani dalam aktivitas belajar mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
“Perkembangan kurikulum dipengaruhi oleh beragam aspek mulai dari kebutuhan peserta didik, sistem nilai, kebutuhan masyarakat maupun arah program pendidikan, hingga perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Maka, perlu adanya langkah untuk mengembangkan sistem pembelajaran,” jelasnya.
Kurikulum OBE, kata Asman, merupakan kurikulum yang berfokus pada pencapaian pembelajaran yang tidak hanya berpusat pada materi yang harus diselesaikan namun juga outcome.
Secara sederhana, kurikulum ini menekankan pada keberlanjutan proses pembelajaran secara inovatif, efektif, serta interaktif. Sehingga mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan baru dan mempersiapkan diri mereka untuk maju ke level lebih global.
Kurikulum ini sangat cocok bila digabungkan dengan Kampus Merdeka Merdeka Belajar (MBKM) sebagai bagian dari kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Dengan memberikan kesempatan bagi seluruh mahasiswa untuk mengasah kemampuan mereka sesuai dengan bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai langkah persiapan karier. (fi)







