SAMARINDA – Institut Seni Dan Budaya Indonesia (ISBI) Kaltim sejak tahun 2019 sudah tidak membuka penerimaan mahasiswa baru.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid berharap ISBI Kaltim bisa kembali membuka penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2022/2023.

“Kendala dari ISBI Kaltim untuk tidak menerima mahasiswa baru disebabkan anggaran ISBI Kaltim diterima dari APBN Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta yang terhenti,” ungkap Ely saat ditemui awak media di Lantai 1 Gedung D kantor DPRD Kaltim, Selasa (3/8/2021).
Elly meminta Pemprov Kaltim, untuk segera berkomunikasi dengan pihak Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Guna mendapatkan kepastian sertifikat aset atas lahan ISBI Kaltim. Sehingga pada tahun 2022 mendatang, ISBI Kaltim dapat beroperasi kembali.
Dikatakan ely, Kaltim sudah punya modal lahan dan prosesnya kita terbentur pada komitmen pihak lain.
“Saya memahami Kementerian banyak urusannya. Tapi karena ini daerah kita, mari kita memacut semangat Kementerian,” kata Ely.
Menurut Ely, harapan dan sudah menjadi komitmen di rapat dengar pendapat dengan pihak Pemprov, bahwa ISBI akan tetap dilanjutkan jangan sampai putus.
“Jangan sampai dibahas hanya di forum diskusi saja,” ucapnya.
Pada tahun 2022 akhir nanti kontrak perkuliahan selesai. Karenanya Ely mengajak komitmen bersama, jangan sampai semangat hilang. Selain itu juga harus cepat berkomunikasi dengan Kemenristekdikti. (*/adv)




