SAMARINDA – Sebagai instansi Pembina Perpustakaan di tingkat daerah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Kaltim memberikan fasilitas bimbingan teknis (Bimtek) dan instalasi aplikasi INLIS Lite versi 3.2 untuk instansi dan sekolah-sekolah.
Seperti Bimtek yang dilaksanakan di SMP Negeri 5 Samarinda, DPK Kaltim memberikan pelatihan selama tiga hari, sejak tanggal 10 hingga 12 Oktober 2022.
Kegiatan Bimtek ini diisi oleh pemateri dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kaltim, yakni Pustakawan Yenniwati dan Rafi Ichsanul Iqbal selaku Pengelola IT Layanan Perpustakaan Daerah Kaltim. Bimtek diikuti oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Samarinda dan seluruh Pengelola Perpustakaan SMP Negeri 5 Samarinda.
“Memasuki hari ke dua pelaksanaan Bimbingan Teknis, tim telah merampungkan proses integrasi pemindahan database siswa siswi SMP Negeri 5 Samarinda untuk menjadi anggota perpustakaan SMP Negeri 5 itu sendiri,” kata Pustakawan Perpustakaan Daerah Kaltim Yenniwati.
Bimtek menjadi sebuah langkah inisiatif dalam mengelola perpustakaannya. Dengan sistem Otomasi Perpustakaan berbasis aplikasi INLIS Lite tersebut diharapkan dapat meningkatkan mutu layanan perpustakaan, serta dalam kerangka mempersiapkan akreditasi perpustakaan sekolah.
“Pengelola Perpustakaan SMP Negeri 5 juga memperoleh informasi tentang tata cara penginputan dan pengelolaan buku bahan pustaka, mulai dari menentukan subjek dan nomor panggil berdasarkan kelas DDC, proses sirkulasi peminjaman dan pengembalian, serta tata cara pembuatan kartu anggota perpustakaan,” imbuhnya.
INLIS Lite merupakan perangkat lunak (software) aplikasi otomasi perpustakaan yang dibangun dan dikembangkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) sejak tahun 2011.
Penamaan INLIS diambil dari kata Integrated Library System, nama dari perangkat lunak manajemen informasi perpustakaan terintegrasi yang dibangun sejak tahun 2003 untuk keperluan kegiatan rutin pengelolaan informasi perpustakaan di internal Perpusnas.(eha)







