SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan, secara umum capaian kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menunjukkan peningkatan. Kendati begitu, dirinya mengakui masih ada pembangunan di beberapa daerah yang belum tuntas.
Menurut Hadi Mulyadi, di akhir mendekati masa jabatannya sebagai Wakil Gubernur Kaltim, bersama Gubernur Kaltim Isran Noor, dirinya berusaha memberikan yang terbaik kepada seluruh masyarakat. Pembangunan hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun kata dia, karena terbatasnya anggaran, diakuinya masih banyak pekerjaan yang belum tuntas.
“Untuk pencapaian kinerja padang umumnya bagus, tapi kita secara pribadi melihatnya dari angka-angka capaian kinerja. Kita berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat, kenyamanan masyarakat dan itu belum pernah selesai, karena memang dana kita terbatas,” ucap Hadi di Gedung DPRD Kaltim belum lama ini.
Selain itu, kata mantan Legislator Senayan dan Karang Paci ini, kendala lain adalah luasnya wilayah Kaltim, yang menyebabkan banyak keterbatasan muncul.
“Luas wilayah kita juga terlalu luas. Tapi yang terpenting ada usaha dan itu saya hargai dari aparat ASN yang bekerja keras, sehingga banyak yang bisa dikerjakan, walaupun terbatas,” katanya.
Hadi Mulyadi menyebutkan salah satu pekerjaan yang masih menyisakan PR adalah pembangunan dan pemerataan infrastruktur jalan dan berpindahnya kewenangan perizinan pertambangan.
“Kalau bicara soal infrastruktur, karena ini masalah yang rumit. Karena pemerintah pusat menghendaki, seperti batu bara yang melewati jalan-jalan yang ada dengan kendaraan bertonase besar, tentu akan merusak. Jadi persoalan seperti ini yang menjadi PR, sampai kiamat tidak akan pernah akan ada habisnya,” tutupnya.(end/adv/kominfokaltim)







