AgresifNews.co
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
AgresifNews.co
No Result
View All Result

Cetak Rekor, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga Jalankan Pengeboran Onshore Terdalam

by Redaksi
September 4, 2024
in Energi & Migas
0
Pengboran mencapai kedalaman 2.510 ft (766 m) pada sumur SEM-184 yang berlokasi di Wilayah Kerja (WK) Semberah PHSS

Pengboran mencapai kedalaman 2.510 ft (766 m) pada sumur SEM-184 yang berlokasi di Wilayah Kerja (WK) Semberah PHSS

Bagikan

BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) berhasil mencetak rekor pengeboran terdalam dengan teknik Casing while Drilling (CwD) untuk lapangan migas darat (onshore) di Indonesia. Pengboran mencapai kedalaman 2.510 ft (766 m) pada sumur SEM-184 yang berlokasi di Wilayah Kerja (WK) Semberah PHSS. Operasi CwD merupakan kegiatan pengeboran sumur yang dilakukan secara bersamaan dengan pemasangan selubung (casing), sebuah pipa yang digunakan untuk melapisi lubang bor.

Sr. Manager Drilling & Well Intervention Regional 3 Dhanar Eko Prasetyo menyampaikan bahwa PHSS telah berhasil mengebor 84 sumur dengan menggunakan teknik CwD ini sebagai langkah strategis untuk optimasi biaya dan waktu pengeboran melalui operasi yang lebih efektif, efisien, cepat, dan selamat.

“Penerapan teknik ini berhasil menghemat hari operasi selama 80 jam, atau setara biaya US$120 ribu. Selain itu, seiring berkurangnya risiko gas dangkal dan hilangnya sirkulasi, teknik pengeboran ini berkontribusi terhadap pencapaian 7.904 jam safety man hours,” ungkap Dhanar.

Menurutnya, Perusahaan senantiasa mendorong inovasi dan penerapan teknologi dalam menjalankan operasi yang selamat, andal, dan ramah lingkungan berdasarkan praktik-praktik terbaik di industri hulu migas nasional dan dunia. “Di samping penerapan teknik CwD, Perusahaan juga berhasil menurunkan biaya operasional secara signifikan melalui penyelesaian proses komplesi dual monobore di setiap sumur PHSS,” jelas Dhanar.

Gasplant Semberah Field PHSS

Dhanar menerangkan bahwa komplesi dual monobore adalah teknik penggunaan dua rangkaian tubing berdiameter 3-1/2” yang disemen hingga ke permukaan, sehingga memungkinkan produksi awal hidrokarbon dan workover dapat meningkatkan produksi sumur tanpa memerlukan rig. “Sebagai perbandingan, komplesi konvensional menggunakan satu rangkaian tubing yang tidak disemen sehingga memerlukan rig untuk pemasangan dan pencabutan tubing. Hal itu tentu berdampak terhadap biaya,” jelasnya.

Manager PHSS Field Iva Kurnia Mahardi menyampaikan, penggunaan teknik CwD dan dual monobore merupakan terobosan strategis yang berperan dalam mempertahankan keekonomian proyek-proyek migas di Zona 9. Dual monobore terbukti lebih efisien dari sisi waktu dan biaya, menurunkan risiko produksi dan keselamatan kerja selama intervensi sumur, dan mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dalam pekerjaan lanjutan.

Dari sisi investasi, menurut Iva, penggunaan komplesi dual monobore dapat memberikan efisiensi biaya hingga US$150 ribu dibandingkan dengan metode konvensional. “Metode ini merupakan salah satu bentuk praktik terbaik di industri hulu migas untuk mempertahankan tingkat produksi lapangan sehingga lapangan PHSS dapat terus mendukung ketahanan energi nasional,” imbuhnya.

Saat ini, PHSS pun melanjutkan strategi pengeboran borderless untuk wilayah kerja yang saling beririsan dengan lapangan PT Pertamina EP (PEP) di Zona 9 melalui kegiatan pengeboran dengan menggunakan 11 rig secara bersamaan.(*/he)


Bagikan
Previous Post

Maunya Perry Warjiyo Lagi

Next Post

Sultanah “Umroh Bareng Yuk” Buka Cabang di Balikpapan

Next Post
Hj. Julia Wingantini, S.P., CHt - Direktur Utama PT Sultanah Nafisah Mandiri bersama karyawan di Kantor Cabang Sultanah Balikpapan Jalan Gajah Mada (Dondang) Balikpapan.

Sultanah "Umroh Bareng Yuk" Buka Cabang di Balikpapan

Hadi Mulyadi dan Seno Aji sama-sama tersenyum ketika salam komando.(Charles Siahaan)

Hadi Temu Seno: Jangan Baper

  • Redaksi
  • Info Produk
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved