PASER – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda H Muslimin mewakili Dispora se Kalimantan Timur menegaskan, bahwa Disporapar tidak menginginkan pelaksanaan Porprov VII Kaltim tertunda.
Apabila Porprov VII Kaltim ditunda, maka akan menyebabkan kerugian di setiap kabupaten dan kota. Mulai dari kerugian materi hingga performa dan mental para atlet pun akan terganggu.
“Kerugian tidak hanya dalam hal materi keuangan saja, lebih besar dari itu. Kondisi performa setiap atlet juga akan menjadi terganggu jika pelaksanaan Porprov selalu tertunda,” kata H. Muslimin, Minggu (23/10/2022).
Lebih lanjut, pihaknya tidak mau Porprov ditunda. Namun, masih ada beberapa kendala dalam mempersiapkan Porprov Kaltim ini yang belum selesai.
Salah satunya, berkaitan dengan Venue olahraga. Menunurutnya, lokasi venue yang berada di Biduk-biduk terlalu jauh. Dikhawatirkan akan terjadi gangguan pada kondisi kesehatan Atlet dari Kabupaten lain, karena perjalanan yang memakan waktu lama.
Bisa dibayangkan jika perjalanan atlet melalui darat dari Paser untuk sampai ke Berau saja sudah 24 jam. Kemudian dilanjutkan lagi menuju Biduk-biduk kurang lebih menempuh delapan jam.
“Perjalanan yang lama, dikhawatirkan Atlet sudah terlalu lelah dan akan berpengaruh pada kondisi kesehatan fisik Atlet. Kami menyarankan agar Disporapar Kabupaten Berau segera berkoordinasi dengan Diaporapar se Kaltim untuk mengalihkan lokasi pertandingan di Kabupaten yang terdekat,” jelasnya.
Tak hanya itu, ia juga menjelaskan berkaitan dengan penginapan bagi atlet-atlet daerah. Ia berharap Pengurus Besar (PB) Porprov bisa memfasilitasi penginapan Atlet dari setiap daerah.
“Penginapan akan menjadi permasalahan tuan rumah. Nantinya akan ada ribuan Atlet dan oficial yang akan datang ke Kabupaten Berau. Jangan sampai kehadiran Kontingen malah kebingungan mencari tempat penginapan,” ungkapnya.
Muslimin juga menegaskan, bahwa pihaknya menolak atlet luar Kaltim yang masuk atau ikut bertanding di Porprov VII Kaltim tanpa adanya mutasi atlet.
“Aturan mutasi atlet sudah jelas. Makanya, kami menolak keikutsertaan Atlet luar Kaltim tanpa adanya mutasi yang jelas,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Provinsi Kalimantan Timur Agus Tianur menyampaikan bahwa untuk mensukseskan agenda olahraga se Kalimantan Timur tersebut. Pihaknya telah menyalurkan Anggaran pelaksanaan Porprov ke Pemerintah Kabupaten Berau.
“Persiapan oleh tuan rumah sebenarnya secara waktu sudah sangat siap, sebab sudah mencapai enam tahun sejak diputuskan Porprov ke VII di Kabupaten Berau. Terlebih lagi anggaran juga sudah diserahkan,” ucap Agus Tianur.
Sekadar informasi, beberapa Kepala Dispora Se Kalimantan timur sudah menyepakati untuk mendukung pelaksanaan Porprov VII Kalimantan Timur yang akan digelar di Kabupaten Berau pada 12-22 November 2022 mendatang.
Diantaranya Kepala Dispora Provinsi Kalimantan Timur Agus Tianur, Kepala Dispora Kota Samarinda H. Muslimin, Kepala Dispora Penajam Paser Utara (PPU) Alimuddin dan Kepala Disporpar Paser Muksin.(fi/adv/kominfokaltim).







