TANA GROGOT – Masih rendahnya capaian Indeks Pembangunan Gender (IPG) di Kabupaten Paser mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Kaltim, melalui Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Noryani Sorayalita mengatakan Kebupaten Paser menjadi prioritas dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender, yang berlangung di Gedung A Dinas Kesehatan Paser, Tana Grogot, Kamis (21/10/2021).
“IPG Paser yaitu 71,41, menempati peringkat 10 dari 10 kabupaten/kota se Kaltim. kondisi ini memerlukan penguatan kelembagaan PUG agar pelaksanaan pemenuhan tujuh prasyarat PUG dapat memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kualitas hidup perempuan dan perlindungan anak,” ujar Soraya.
Untuk mewujudkan kesetaraan gender maka diperlukan kelembahgaan PUG sebagai wadah promosi, koordinasi, dan konsultasi pelaku pembangunan. Hal ini meliputi perangkat daerah, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, media massa, dan badan usaha agar pelaksanaan PUG menjadi Optimal.
“Selain itu, keberadaan Pokja PUG, Tim Driver, dan Focal Point merupakan lembaga utama dalam implementasim PUG. Harapannya, isu gender dapat dijadikan sebagai cross cuting Isue dalam menghadapi kesenjangan,” imbuh Soraya.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Paser ,Fahmi Fadli melalui Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Paser, H Romid Erwinadi mengatakan, indikator yang di pakai untuk mengukur pengarusutamaan gender (PUG) adalah akses, partisipasi, manfaat dan kontrol masyarakat laki-laki dan perempuan secara adil dalam pembangunan.
“Payung hukum Kabupaten Paser mengacu pada Perda Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender dalam pembangunan Daerah di Kabupaten Paser,” tutur Romid pada kegiatan Sosisalisasi Kebijakan Pelaksanaan PUG Termasuk PPRDG Kewenangan Provinsi,
Lebih lanjut, Romid mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Paser menyambut baik kegiatan tersebut.
“Melalui sosialisasi ini diharapkan dapat menyamakan persepsi sehingga dapat mensinkronisasikan dalam menyusun kebijakan dan program kegiatan,” harapnya.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 40 peserta terdiri dari OPD lingkup Pemkab Paser. Hadir menjadi Narasumber Kabid Kesetaraan Gender Dinas P3AK Jawa Timur, One Widyawati dan Kasubbid Pemerintahan dan Aparatur Bappeda Paser, Eko Arisyandi. (dell/vb)




