SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur H. Isran Noor mengatakan pembentukan forum kerukunan umat beragama, forum kedaerahan dan forum-forum kebangsaan lainnya sangat diperlukan bagi masyarakat Kaltim yang majemuk.
Hal tersebut dikatakan Isran Noor saat pengukuhan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Timur Periode 2022- 2027, bertempat di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, pada Kamis (14/7/2022).
Pelantikan dan Pengukuhan FKUB Kaltim periode 2022-2027 yang dinahkodai oleh tokoh masyarakat Asmuni Alie ini, juga dirangkai dengan Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Pemuda Lintas Agama (Pelita) Kaltim untuk periode 2022-2027.
Menurutnya, Kaltim adalah daerah yang paling kondusif karena tidak ada konflik sara, konflik agama ataupun kesukuan. Sehingga Isran mengimbau masyarakat untuk terus menjunjung tinggi persaudaraan dan menghormati segala bentuk perbedaan. Sehingga Kaltim tetap aman dan damai tanpa adanya konflik yang tentunya merugikan semua pihak.
“Kita telah melihat beberapa provinsi di Kalimantan mengalami kerusuhan antar suku dan agama. Di Kalimantan Barat, di Kalimantan Tengah, di Kalimantan Selatan bahkan di Kalimantan Utara yang saat itu baru berusia satu setengah tahun sudah terjadi keributan. Ini semua pelajaran bagi kita semua. Disinilah peran forum keagamaan ataupun kebangsaan,” ujar Isran Noor.

Isran mengatakan forum ini sangat penting dan terbukti di Kalimantan Timur ini dengan begitu intensifnya mewujudkan sebuah forum-forum seperti forum-forum umat keagamaan, forum-forum kebangsaan, forum-forum adat istiadat dibentuk di sini dengan begitu masif dan ternyata menghasilkan hasil yang sangat baik dan positif.
Isran mengatakan, yang merusak nilai-nilai kehidupan ini ada pada diri manusianya masing-masing, baik sifat positif maupun sifat negatif. Sifat negatif seperti adanya curiga, buruk sangka yang dapat berujung pada fitnah dan berbagai tuduhan pada orang lain.
“Sifat itu yang perlu kita kendalikan pada diri kita masing-masing. Soal agama soal kepercayaan itu urusan pribadi, Negara punya tanggung jawab rakyatnya dalam memeluk kepercayaan masing-masing,” ujarnya.
Turut hadir pada pengukuhan FKUB Kaltim diantaranya Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kaltim H.Masrawan, Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Dendi Suryadi dan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli. (yan/adv/kominfokaltim)







