SAMARINDA – Penyaluran Beasiswa Kalimantan Timur (BKT) tahun 2022 dipastikan tidak ada masalah dan tepat sasaran.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Badan Pengelola BKT Iman Hidayat melalui konferensi pers yang dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Selasa (20/2/2023).
“Tahun lalu dari Rp 1,2 miliar itu sampai sekarang dari pemeriksaan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan, red) tidak ada masalah. Jadi semuanya clear,” ujarnya pada awak media.
Pun terkait dengan masalah adanya penerima beasiswa BKT yang double, maka sudah dikembalikan.
“Misalnya penerima double, itu sudah diminta dikembalikan dan sudah dikembalikan juga. Yang jelas, setelah LHP sudah tidak ada lagi. Jadi, kaitannya dengan BPK itu clear,” tegasnya.
Kendati demikian, diakuinya bahwa terjadi keterlambatan penyaluran BKT pada tahun terakhir karena adanya beberapa kesalahan ataupun kendala terkait data mahasiswa penerima.
“Ada yang menerima Januari atau Februari itu kenapa? Setelah kita jelaskan bahwa semua tranfer ke bank dilakukan sebelum tanggal 31 Desember tahun berjalan. Kemudian dalam internal Bank ada aturan. Salah satunya KTP yang baru aktif di kabupaten/kota, tapi di provinsi tidak, sehingga tidak bisa diterbitkan nomor rekening. Maka yang bersangkutan harus melaporkan ke Capil dulu untuk aktivasi. Setelah itu semua bisa diselesaikan,” imbuhnya. (eha)







