SANGATTA – Kamar Dagang dan Industri Kutai Timur atau disingkat Kadin Kutim, adalah organisasi pengusaha di Kutai Timur yang bergerak di bidang perekonomian. Namun tidak hanya sebatas bergerak di bidang perekonomian, dimasa pandemi Covid-19 ini, Kadin Kutim dengan semangat gotong royong turut membantu pemerintah, masyarakat dan anak bangsa melalui masa sulit ini.
Guna mempercepat kekebalan komunal atau herd immunity di Kutai Timur khususnya pada anak usia sekolah, Kadin Kutim bekerjasama dari pihak PT KPC, Koramil Sangatta, Danlanal Sangatta, Dinas Kesehatan Kutim, UPTD Puskesmas Teluk Lingga dan Yayasan YPPSB Sangatta menggelar vaksinasi anak usia sekolah (umur 6-11 tahun) dosis 2 di SD YPPSB 1 Sangatta Utara, Senin (7/3/2022).

Dalam sambutannya, Ketua Kadin Kutim H. Ahlang Edi, S.Hut menyampaikan permohonan maaf Ketua Kadin Kaltim Dayang Donna Faroek yang berhalangan hadir, karena disaat bersamaan berada di luar daerah. Dia juga memberikan apresiasi dan berterimakasih atas bantuan pihak PT. Kaltim Prima Coal (KPC) yang tutut mensponsori kegiatan ini termasuk semua instansi yang telah mensupport kegiatan ini.
H. Ahlang mengatakan target vaksinasi Kadin Kutim di Kutai Timur sebanyak 2000 Dosis, dan khusus di SD YPPSB sekitar 500 anak, dan akan melanjutkan kegiatan vaksinasi ini di beberapa sekolah dan Kecamatan lainnya .
“Kami berharap dengan vaksinasi ini mudah mudahan angka persentase Covid-19 ini bisa turun dan anak anak kita bisa bersekolah tatap muka kembali dan jangan lupa untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan,” kata Haji Alang sapaan akrab ketua Kadin Kutim ini.
Kadin Kutim juga memberikan apresiasi dan berterimakasih atas bantuan pihak PT. Kaltim Prima Coal (KPC) yang tutut mensponsori kegiatan ini termasuk semua instansi yang telah mensupport kegiatan ini.

Sementara itu dr. Dinar Wulan – tim vaksinator kegiatan vaksinasi ini mengatakan untuk capaian vaksinasi di Kabupaten Kutai Timur ini sudah mencapai 80 persen untuk dosis 1, sedangkan untuk anak sekolah di wilayah Puskesmas Teluk Lingga meliputi Sangatta Utara vaksinasi anak sekolah telah hampir mencapai 90 persen dosis 1 dan 2.
“Walaupun anak usia sekolah di sini sudah divaksinasi dosis lengkap hampir 90 persen, untuk pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mengikuti anjuran pemerintah, seperti kondisi penyebaran kasus Covid,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, di wilayah kerja Puskesmas Teluk Lingga yang meliputi Teluk Lingga, Singa Gembara, Teluk Lingga dan Swarga Bara, untuk sasaran utama adalah pertama tenaga kesehatan (Nakes) dan yang kedua ke pelayanan publik sampai ke lansia dan masyarakat umum. Kemudian ke sekolah sekolah untuk anak usia 6-11 tahun.
Ia pun berharap dengan dilaksanakannya vaksinasi ini penyebaran virus Covid-19 ini bisa menurun walaupun pelaksanaan vaksinasi ini bukan untuk mencegah terkena virus mematikan ini tapi untuk mencegah supaya tidak menimbulkan gejala berat dan kasus kematian.
Hal senada disampaikan Kepala Sekolah Dasar YPPSB 1 Mintarti, M.Pd. Ia menyampaikan tujuan vaksinasi di sekolahnya sebagai salah satu program pemerintah, yang kedua adalah sebagai salah satu ikhtiar dari pemerintah melalui Kadin, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan untuk bisa menjadikan program sekolah tatap muka 100 persen.
“Sementara ini PTMT sebelumnya sudah jalan namun dengan adanya Omicron ini naik kembali, jadi kami di PJJ kan kembali anak anak. Dan semoga saja dengan adanya vaksinasi ini bisa meningkatkan imun anak anak dan kita bisa 100% tatap muka,” tutupnya. (am,icl)







