PASER – Akselerasi pembinaan kemandirian untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas IIB Tanah Grogot terus berlanjut. Saat ini, WBP mampu memproduksi karya Pirografi yang berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi.
Pirografi adalah seni dekorasi dari kayu atau bahan lain dengan cara membuat gambar dari hasil pembakaran. Karya seni tersebut berkembang sangat pesat di benua Eropa, khususnya di Rumania dan Hongaria.
Kepala Rutan Tanah Grogot Doni Handriansyah mengatakan, WBP adalah manusia biasa yang sedang tersesat. Mereka membutuhkan bimbingan agar kembali kejalan yang benar dan mampu menjadi insan yang bermanfaat bagi masyarakat. Sekaligus merubah pemikiran masyarakat umum terkait warga binaan adalah orang tidak memiliki masa depan.
“WBP adalah orang yang salah jalan dan perlu kita bantu kembali kejalan yang benar. Saya akan selalu berjuang agar warga binaan disini saat bebas nanti tidak hanya berbudi pekerti baik, tapi juga punya bekal untuk berwirausaha. Ketika mereka sukses membangun usahanya nanti saya juga ikut bangga,” kata Doni diruang kerjanya, Kamis (30/06/2022).
Doni menjelaskan, harga yang dibandrol untuk satu karya Pirografi pun cukup fantastis, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, hal ini sangat berguna bagi kelanjutan warga binaan sendiri saat bebas nanti. Setelah pihaknya memberikan edukasi dan latihan, dirinya melihat adanya potensi yang bisa di maksimalkan. Hal tersebut membuat ia terdorong untuk memfasilitasi pembinaan kemandirian disektor seni Pirografi.
“Mereka mempunyai bakat dalam membuat sebuah karya seni. Seperti karya Pirografi yang terlihat sulit, tapi dengan adanya kemauan untuk berubah mereka bisa. Saya dan seluruh jajaran pernah menyampaikan, kami berkomitmen untuk memberikan pembinaan kemandirian dengan maksimal kepada WBP agar mereka punya bekal yang cukup untuk dibawa saat bebas nanti,” tegas Karutan.
Sementara itu, WBP Rutan Tanah Grogot Awang menyampaikan, bahwa ia merasa sangat senang, karena pihak Rutan memfasilitasi keterampilan yang berguna baginya Selama berada dari Rutan Tanah Grogot dan juga bakal bermanfaat setelah ia keluar dari Rutan.
“ Alhamdulillah, saya sangat senang sekali, petugas disini dengan sabar membimbing kami. Mulai dari belajar sholat, mengaji, sampai belajar usaha, mudah mudahan rutan Grogot terus maju kedepannya dan bapak petugas dilancarkan rezekinya,” tandas Awang.(fi)







