AgresifNews.co
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
AgresifNews.co
No Result
View All Result

Kunci Sukses Ekonomi Kreatif : Kreatifitas Uniquely, Mentalitas Kuat, Hilirisasi dan Digitalisasi

by Redaksi
September 18, 2022
in Bisnis
0
Foto dari kiri ke kanan : Aji Mirza Hakim-Ketua DPW Gekrafs Kaltim, Firiansyah-Plt. Kepala Balitbangda Kaltim, M. Faisal-Kadis Kominfo Kaltim dan Idaw NS Host acara talk show Gekrafs Corner "Bangkit Ekrafs Indonesia"

Foto dari kiri ke kanan : Aji Mirza Hakim-Ketua DPW Gekrafs Kaltim, Firiansyah-Plt. Kepala Balitbangda Kaltim, M. Faisal-Kadis Kominfo Kaltim dan Idaw NS Host acara talk show Gekrafs Corner "Bangkit Ekrafs Indonesia"

Bagikan

SAMARINDA – Produk pelaku ekonomi kreatif saat ini diharapkan dapat meningkatkan hasil usaha dan menumbuhkan perekonomian Kaltim yang sempat terpuruk akibat pandemic Covid-19, sekaligus mendukung gerakan bangga buatan Indonesia yang dicanangkan oleh pemerintah.

Namun beberapa kendala pengembangan produk ekonomi kreatif masih masih berkutat pada persoalan klasik yaitu dana dan pemasaran.

Persoalan klasik tersebut sesungguhnya bisa disiasati dengan meningkatkan kreatifitas uniquely dan merubah mindset dan orientasi pelaku ekonomi kreatif di Kalimantan Timur dengan mentalitas kuat, hilirisasi dan digitalisasi.

Hal tersebut diungkapkan HM. Faisal – Kepala Dinas Komunikasi dan informasi (Diskominfo) Kaltim dan Fitriansyah – Plt. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kaltim serta Aji Mirza Hakim – Ketua DPW Gekrafs Kaltim yang menjadi narasumber pada Talkshow Gekrafs Corner garapan DPW Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekrafs) Kaltim dengan tema Bangkit Ekrafs Indonesia di mall City Centum Samarinda, Jumat (16/9/2022) lalu.

HM. Faisal – Kadiskominfo Kaltim bersama pelaku ekonomi kreatif pada acara Gekrafs Corner Kaltim

“Sesuai namanya kreatif maka pelaku ekonomi kreatif harus lebih kreatif, ayo lebih kreatif, ciptakan nilai tambah, perbedaan produk dengan yang lainnya, tumbuhkan uniqly product,” kata HM. Faisal – Kepala Dinas Komunikasi dan informasi (Diskominfo) Kaltim.

Ditambahkan, selain kreatifitas dan uniquely product, saat ini dunia perdagangan sudah memasuki era hilirisasi dan digitalisasi, maka pelaku ekonomi kreatif di Kalimantan Timur harus bisa mengikuti perkembangan zaman dengan merubah mindset dan orientasi produksi menuju hilirisasi dan digitalisasi.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemkot Samarinda ini, mengungkapkan dari sisi pemasaran pun harus digarap pelaku ekonomi kreatif di Kaltim melalui Jualan secara digital, sampai sistem pembayaran digital juga harus dipenuhi jika ingin terus berkembang sesuai perkembangan dunia digital saat ini.

Sementara itu Fitriansyah – Plt. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kaltim mengungkapkan rekomendasi riset atau kajian terkait pengembangan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kaltim.

Pelaku ekonomi kreatif pada event Gekrafs Corner di Mall City Centrum 16 -18 September 2022

Ada tiga kota/Kabupaten yang menonjol perkembangan pelaku ekonomi kreatif yakni Samarinda dengan kuliner dan musik, Balikpapan dengan digitalisasi dan kuliner kemudian Tenggarong Kutai Kartanegara dengan perfilman dan seni budaya.

Ia merekomendasikan hal-hal yang yang dapat dilakukan untuk pengembangan dunia ekonomi kreatif di Kalimantan Timur, diantaranya :

  1. Membangun Sumber Daya Manusia, pelaku ekonomi kreatif harus ditingkatkan pengetahuan dan pengalamannya melalui pendidikan dan pelatihan guna meningkatkan kreativitas sehingga uniquely product menjadi pembeda kreativitas.
  2. Mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif (ekraf), Keterhubungan sistem yang mendukung rantai nilai Ekonomi Kreatif, yaitu kreasi, produksi, distribusi, konsumsi, dan konservasi, yang dilakukan oleh Pelaku Ekonomi Kreatif untuk memberikan nilai tambah pada produknya sehingga berdaya saing tinggi, mudah diakses, dan terlindungi secara hukum.
  3. Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), hak untuk memperoleh perlindungan secara hukum atas kekayaan intelektual, sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang HKI. Beberapa bentuk HAKI antara lain hak paten, merek, desain industri, hak cipta, indikasi geografis, rahasia dagang, dan desain tata letak sirkuit terpadu (DTLST).
  4. Membangun komunitas kreatif, pemerintah telah membentuk Dewan Ekonomi Kreatif dimana ada 17 sub sektor ekonomi kreatif seperti kuliner, kriya, musik, fesyen, aplikasi, seni rupa, TV dan radio, penerbitan, design interior, pertunjukan seni, fotografi, film animasi dan video, Periklanan, arsitektur, permainan interaktif, desain komunikasi visual, dan desain produk.

“Setiap subsektor sangat direkomendasikan untuk membentuk komunitas termasuk bergabung di Gekrafs Kaltim dalam rangka pembinaan dan pengembangan product,” ucap Fitriansyah.

Fitriansyah – Plt Kepala Balitbangda Kaltim bersama HM. Faisal saat menyerahkan buku Industri Kreatif Kaltim kepada Aji Mirza Hakim Ketua DPW Gekrafs Kaltim
  1. Pendanaan insentif pemerintah & CSR perusahaan swasta, pemerintah dan sektor swasta perlu memberikan insentif. Tujuannya adalah mempermudah pelaku usaha dalam mengembangkan kegiatannya. Insentif yang diberikan antara lain berupa: Perlindungan produk. Dana pengembangan. Fasilitas pemasaran. Pertumbuhan pasar domestik dan internasional. Mendapatkan informasi tren dalam negeri dan luar negeri. Penyediaan sarana dan prasarana.
  2. Perbanyak event ekonomi kreatif, pengalaman dalam mengikuti event promosi product akan menciptakan nilai tambah tersendiri bagi pelaku ekonomi kreatif.
  3. Ruang publik kreatif, menciptakan ruang publik ekonomi kreatif akan meningkatkan daya saing dan nilai tambah pelaku ekonomi kreatif termasuk akan meningkatkan promosi product ekonomi kreatif.

Sementara itu Ketua DPW Gekrafs Kaltim Aji Mirza Hakim menyampaikan kehadiran event Gekrafs Corner selama 3 hari (16 – 18 September 2022) di mall City Centum adalah upaya Gekrafs Kaltim dalam mengembangkan potensi pelaku ekonomi kreatif di Kaltim.

“Diharapkan dengan event ini akan menambah pengetahuan dan pengalaman pelaku ekonomi kreatif bahkan calon pelaku ekonomi kreatif seperti pelajar dan mahasiswa yang mengikuti event Gekrafs Corner,” ujar Icha sapaan akrab mantan bassis jikustik ini.

Termasuk mentalitas, menurut Icha,  pelaku usaha ekonomi kreatif juga akan teruji dengan mengikuti berbagai event promosi product, bagi pelaku ekonomi kreatif tidak ada kata kegagalan, karena semua berproses dan akan menemukan titik keberhasilan.(hel/adv/kominfkaltim)

 


Bagikan
Tags: DigitalisasiEkonomi KreatifGekrafsGekrafs KaltimHilirisasiKreatifitasKunci SuksesMentalitas KuatUniquely
Previous Post

“Anak Pandemi”

Next Post

Indonesia Menangis, Tiada lagi Prof Azyumardi Azra

Next Post

Indonesia Menangis, Tiada lagi Prof Azyumardi Azra

Pemprov  Terima Masukan DPRD pada  Raperda RTRW Kaltim 2022-2042

  • Redaksi
  • Info Produk
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved