AgresifNews.co
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
AgresifNews.co
No Result
View All Result

Metode Losing Trick Count (LTC) pada Olahraga Bridge

Oleh : Bert Toar Polii

by Redaksi
October 10, 2023
in Olahraga
0
Bert Toar Polii

Bert Toar Polii

Bagikan

Beberapa waktu yang lalu, tukang bridge  mendapat WA dari seorang penggemar bridge yang meminta saya untuk menulis tentang Losing Trick Count (LTC).

Losing Trick Count (LTC) adalah methode  “hand evaluation” yang dipopulerkan oleh seorang pakar bridge asal  Australia. Ron Klinger.

Pada tahun 80an juga begitu popular di Indonesia. Almarhum Sonny Muntu ketika melatih tim nasional junior waktu itu selalu menanamkan kepada para atlet untuk memahami method ini.

Pemain senior kita Bambang Hartono juga sangat fanatic dengan method ini yang memang sangat membantu dalam mengevaluasi pegangan terutama setelah ada fit 8+ kartu.

Mari kita lihat cara bekerjanya LTC :

Pertama-tama adalah cara menghitung jumlah  “winners” dan  “losers”  dari setiap warna:

  • A dan K dihitung sebagai Walaupun agak aneh K disejajarkan dengan A tapi hitungannya seperti itu.
  • Q bisa dihitung  0 atau  5 winners, sangat tergantung pegangan lainnya`. . AQ, Qxxxx bisa dihitung  0.5 winners. Tapi  Qx, Q tidak bermanfaat jadi dihitung  sebagai losers.
  • Hal yang sama juga dengan J Menjadi 5 jika didukung honor lain, seperti QJx or AJ10.

Contoh :

  • xxx, Jxx = 3 losers
  • Qxx = 2.5 losers
  • Axx, AJx, KJx, Kxx, QJx, Qx, Jx, xx = 2 losers. Catatan : Kxx jelas lebih baik dari Qxx  tapi jelas kalah dari  Bisa dihitung 2.25 losers, tapi mungkin akan membuat lebih pusing sedikit.
  • AQx, AJT, KJT = 1.5 losers
  • AKx, AQJ, KQ, Kx, K, Q, J, x = 1 loser
  • AQ = 0.5 losers
  • AK, void = 0 losers

Setiap warna hanya boleh dihitung  maksimum  3 losers . Contoh: xxxxx = 3 losers bukan  5.

Contoh dalam praktek :

S KQ753

H AKQ

D J42

C 95

7 losers, 1 di S, 0 di H, 3 di D dan 2 di C

S 53

H void

D 87654

C 97654

Ini tanpa HCP tapi hanya 8 losers menurut LTC, 2 di S dan masing-masing 3 di C dan D.

Selanjutnya mari kita lihat dalam praktek, seperti biasanya setelah membuka kartu kita maka tugas pertama adalah menghitung jumlah kartu apakah tepat 13. Kemudian kita menyusun setiap warna sesuai urutan dilanjutkan menghitung High card Point (HCP).

Menggunakan LTC kita mendapat tugas tambahan untuk menghitung losers seperti patokan diatas.

Buat opener untuk bisa buka selain syarat minimal 12 HCP atau yang main sistim Precision 11 HCP musti dihitung juga syarat minimal LTC yaitu 7 losers. Sedangkan untuk responder syarat minimalnya 9 losers.

Setelah menemukan 8 kartu fit, Hitung losers anda, tambahkan dengan losers. Selanjutnya ada dua cara menghitung. Pertama kurangkan jumlah loser dengan 24 maka hasilnya akan menjadi jumlah trik yang mungkin diperoleh. Bisa juga dikurangkan dari 18 dan hasilnya level maksimum yang boleh di bid.

Untuk patokan opening bid berlaku :

12-14 HCP 7 losers

15-17 HCP 6 losers

18-19 HCP 5 losers

Responder :

6-10 HCP 9 losers

10-12 HCP 8 l0sers

12-14 HCP 7 losers

15-17 HCP 6 losers

18-19 HCP 5 losers

Dengan berpatokan pada perhitungan diatas maka untuk bid game perlu minimal 14 losers atau 7+7. Kalkulasinya 24-14 = 10 yang berarti dapat 10 trik. Pakai rumus 18 -14 mendapat angka 4 atau bisa bermain di level 4.

Menggunakan metode ini sedikit terlihat lebih agrsife terutama buat pemain yang terbiasa menggunakan metode HCP.

Sebagai contoh, partner buka 1H dan anda pegang :

S 53

H A1065

D K8765

C 97

Hanya 7 HCP tapi menurut LTC hanya 8 losers, yaitu 2 di C dan S serta masing-masing 2 di H dan D. Dengan hanya 8 losers berarti cocok untuk bid limit raise.(*)


Bagikan
Previous Post

Pemkab Kukar Gelar Kompetisi Fire & Rescue Challenge Volunteer 2023

Next Post

Pj Gubernur Serahkan Hadiah Pemenang Lomba BBGRM Tingkat Provinsi Kaltim

Next Post
Pj. Gubernur Kaltim Akmal Malik di dampingi Bupati Kukar Edi Damansyah menyerahkan hadiah lombaBBGRM Tingkat Provinsi Kaltim

Pj Gubernur Serahkan Hadiah Pemenang Lomba BBGRM Tingkat Provinsi Kaltim

Diskominfo Kukar Gelar Kegiatan Desk Verifikasi Meta Data Statistik Sektoral

  • Redaksi
  • Info Produk
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved