BALIKPAPAN – Penyebaran virus Covid-19 masih terus terjadi di Kalimantan Timur, bahkan penularannya sudah mencapai angka 100 persen. Hal ini tentu menjadi perhatian serius Satgas Covid-19 Kaltim.
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang juga Gubernur Kaltim H Isran Noor mengatakan terjadi kenaikan kasus positif Covid-19 di Kaltim.

“Hari ini laporannya, Kalimantan Timur naik dari 13 jadi 26 kasus. Jadi naik 100 persen, yang meninggal juga naik 100 persen. Kemarin 1, hari ini juga 1. Jadi 100 persen,” ungkap Isran Noor di Balikpapan, Kamis (8/7/2022).
Dikatakan, masyarakat yang sudah vaksin dan sehat, mungkin saat terpapar Covid-19 mungkin bisa tetap baik-baik saja. Namun bagi penderita komorbid, apalagi belum vaksin lengkap dan booster maka kemungkinan sakit akan lebih parah, bahkan bisa menyebabkan meninggal dunia.
Untuk itu Isran Noor tidak akan bosan untuk mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).
Sebab meski pemerintah telah banyak memberikan pelonggaran, namun kewaspadaan harus tetap dilakukan dan tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. Sebab ketika kembali terjadi lonjakan dan pemerintah mulai melakukan pembatasan aktivitas, maka masyarakat sendiri yang akan kembali merugi.
Sebelumnya ditempat terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Setyo Budi Basuki menegaskan agar masyarakat Kaltim tetap waspada dan tidak abai untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Imbauan ini sengaja diberikan oleh Basuki dikarenakan kini telah terpantau Sub varian baru Omicron dengan label atau kode BA.4 dan BA.5 yang telah terdeteksi di Indonesia.

“Sampai dengan hari ini kalau kita bicara ada varian baru (di Kaltim), maka saya jawab tidak. Secara data, pihaknya belum menerima hasil laboratorium jika varian ini telah ditemukan di Kaltim,” ujarnya usai menghadiri Evaluasi dan Percepatan Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional Prov Kaltim, di Hotel Mercure Samarinda, Rabu (6/7/2022).
Walaupun belum ada di Kaltim, Basuki meminta masyarakat terus menjaga protokol kesehatan (Prokes) dimanapun berada. Prokes adalah kunci untuk menghadapi infeksi virus Covid-19 apapun sub variannya. Prokes yang ampuh dengan slogan 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi bepergian, terutama ke daerah yang telah terjangkit sub varian ini.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, ujarnya mempercepat vaksinasi booster agar nantinya tidak terjadi lonjakan kasus orang yang terkonfirmasi positif.
“Jadi mudah-mudahan dengan percepatan vaksinasi, booster yang masih kurang nanti kami kerjasama dengan TNI-Polri, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) serta pusat kesehatan masyarakat agar bisa mengejar capaian vaksinasi khususnya booster,” ujarnya. (*/hel/adv/kominfokaltim)







