SAMARINDA – Kunjungan kerja Presiden RI, Joko Widodo beserta rombongan ke Provinsi Kalimantan Timur, agenda utamanya adalah Membuka Kegiatan Kongres Ke-32 dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) ke-31 Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) bertempat di Convention Hall Sempaja pada Rabu (21/6/2022).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Muhammad Faisal menjelaskan Presiden Joko Widodo dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandara Sultan Adji Muhammad Sulaiman Balikpapan. Tiba di Balikpapan, rombongan akan langsung menuju Kawasan Ibu Kota Nusantara di Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU.
“Agenda utamanya adalah membuka Kegiatan Kongres Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI). Selebihnya meninjau kawasan ibu kota Negara di Penajam Paser Utara,” jelas Faisal kepada wartawan pada Selasa (21/6/2022).
Dijelaskan Faisal, di kawasan IKN Nusantara, Presiden Joko Widodo direncanakan akan meninjau pusat persemaian di Kelurahan Mentawir, meninjau progress pembangunan waduk Sepaku, dan progres pembangunan jalan tol Balikpapan ke kawasan IKN Nusantara.

Menurut Faisal sesuai dengan rapat terakhir, dari Balikpapan ke Samarinda rombongan presiden akan menggunakan helikopter dan kemungkinan akan mendarat di Bandara Temindung dan menuju tempat acara kongres. Selepas itu kemungkinan presiden akan kembali ke Jakarta melalui Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda.
Dalam acara kongres PMKRI, acara akan dimulai dengan sambutan Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI, dilanjutkan dengan sambutan Uskup Keuskupan Agung Samarinda dan sambutan Gubernur Kaltim Isran Noor dan terakhir sambutan Presiden Joko Widodo sekaligus membuka acara.
“Karena Kaltim sudah menjadi ibu kota negara, jadi biasa saja presiden sering datang ke Kaltim. Bahkan menjadi lucu jika beliau jarang datang,” ujar Faisal tersenyum.
Rombongan presiden nantinya juga akan diikuti puluhan pemimpin redaksi media massa dan terdapat empat orang pemimpin redaksi dari media massa daerah. Namun, Faisal menjelaskan belum melihat siapa saja nama dan dari media mana saja yang diajak dalam kunjungan kerja kali ini.
“Satu sisi kita senang karena presiden sering datang ke Kaltim, satu sisi lainnya kita juga kewalahan. Tetapi karena itu bagian dari proses kerja kita maka kita harus bangga bisa ikut dalam proses itu. Kita tidak ada imbauan agar warga turun ke jalan untuk menyambut presiden, kalau antusias warga, kita tidak bisa membendung,” ujarnya.(yan/adv/kominfokaltim)







