BERAU – PT. Sentosa Kalimantan Jaya (SKJ) bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan Perkoperasian (Lapenkop) Wilayah Kalimantan Timur menggelar kegiatan pelatihan orientasi lapangan bagi pengawas koperasi di Desa Semanting Kecamatan Pulau Derawan Kabupaten Berau, selama 2 (dua) hari sejak 16 – 18 Agustus 2022.
Pelatihan pengawas koperasi kebun sawit ini dihadiri Hajat Khoiri – Divisi Sustainability dan Antung dari Divisi Agronomi PT. Sentosa Kalimantan Jaya (SKJ), pengawas koperasi dan Jumri dari Lapenkop Kalimantan Timur.
Hajat Khoiri – Divisi Sustainability PT. Sentosa Kalimantan Jaya (SKJ) menjelaskan kegiatan ini bertujuan dalam rangka penerapan dan implementasi pengawasan koperasi kebun Kelapan Sawit di areal Afdeling 4 dan 5, yang merupakan konsesi mitra koperasi dan perusahaan yakni koperasi SHJ dan Jarum Jarum Jaya,
Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman praktek yang baik, dari sisi kualitas dan kuantitas untuk menghasilkan buah TBS yang terbaik, dengan budidaya Kelapa Sawit sesuai dengan Standar Praktek Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan.
Hajat menjelaskan kegiatan perkebunan ini harus dikawal bersama – sama, mengingat PT. SKJ – Koperasi merupakan mitra dalam kegiatan pengelolaan perkebunan dengan tujuan peningkatan kualitas dan kuantitas produksi Tandan Buah Segar (TBS).
“Kegiatan ini diharapkan bermuara pada peningkatan kualitas produksi buah TBS yang baik dari kegiatan budidaya Kelapa Sawit, yang merupakan kerja bersama antara PT. SKJ dan Koperasi,” harapnya, Selasa (16/08/2022).
Usai kegiatan orientasi lapangan, dilanjutkan dengan kegiatan orientasi kelas yang bertujuan untuk mengevaluasi Rencana Kegiatan Lanjut (RKL) di kantor Koperasi SHJ dan Jarum Jarum Jaya oleh Jumri dari Lapenkop Kaltim.
“Implementasi SOP pengawasan adalah kaidah standar dalam penerapan praktek Perkebunan, dengan harapan tidak ada kebocoran dan dispute informasi mengenai kegiatan budidaya Kelapa Sawit yang sudah berjalan,” kata Jumri.(*/red)







