AgresifNews.co
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
AgresifNews.co
No Result
View All Result

Senator DPD ke Titik Nol IKN, Berharap Kaltim Tak Dibebani Anggaran

by Redaksi
November 29, 2021
in Berita
0
Bagikan

PENAJAM – Seluruh senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) terutama yang bertugas di Komite 1, bertandang ke titik nol ibu kota negara baru, di Sepaku, Penajam Paser Utara, Senin (29/11/2021). .

Sebanyak 30 anggota Komite 1 DPD RI itu ke Sepaku dipimpin Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono didampingi Ketua Komite 1 DPD RI H Fachrul Razi. Ikut pula tiga orang wakil ketua Komite 1 DPD RI masing-masing Filep Wamafma, Fernando Sinaga dan Ahmad Bastian Sy. Di antara rombongan DPD RI tersebut, ikut serta senator asal Kaltim H Nanang Sulaiman yang akrab disapa Abah Nanang.

Kepada media ini, Abah Nanang menyampaikan, hampir semua anggota Komite 1 DPD RI antusias terhadap rencana pemindahan ibu kota negara ke Kaltim.

“Tinggal mennyusun rancangan undang-undang ibu kota negara agar tidak ada masalah di kemudian hari,” kata Abah Nanang.

Abah Nanang juga menambahkan, dalam proses pemindahan ibu kota negara ini, harus lebih banyak melibatkan orang lokal. “Agar orang lokal tidak jadi penonton,” sambungnya.

Tak kalah penting, Komite 1 DPD RI menurut Abah Nanang juga sepakat, sebaiknya pemerintah Kaltim tidak dibebani dengan anggaran terkait masalah ibu kota negara ini. “Saat ini dana dari pemerintah pusat untuk Kaltim sudah sangat kecil,” imbuhnya.

Abah Nanang pun mengulangi istilah yang disampaikan Gubernur Kaltim, Isran Noor. “Baterai Kaltim sudah low batt. Kalau dibebani anggaran lagi, untuk IKN, tambah cepat habis baterai Kaltim,” pungkasnya. (*/ese)


Bagikan
Previous Post

Bupati Kutim Lantik 63 Kades

Next Post

Dukung Perkembangan Mobile Gaming di Pamasuka, Telkomsel Gandeng Tim Lokal Esports

Next Post

Dukung Perkembangan Mobile Gaming di Pamasuka, Telkomsel Gandeng Tim Lokal Esports

Novan Apresiasi Penghentian Wisata Gubang Untuk Keselamatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Info Produk
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved