SAMARINDA – Perempuan mendapat perhatian utama dalam pembangunan di Kalimantan Timur. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi kaltim, Sri Wahyuni yang membacakan sambutan Wakil Gubernur Kaltim pada Parade Gender Perempuan dalam Pembangunan di Kalimantan Timur, yang berlangsung di Ruang Heart of Borneo, Selasa (26/4/2022).
Sri Wahyuni mengatakan, perlu dilakukan penguatan pemahaman terkait istilah pengarusutamaan gender (PUG) ke masyarakat oleh Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim dengan seluruh mitra kerja.
“PUG seyogyanya tidak hanya familiar di kalangan OPD yang menangani pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak saja, tetapi bagaimana istilah ini menjadi populer di masyarakat,” kata Sri Wahyuni saat menjadi keynote speaker dalam Parade Gender Kalimantan Timur 2022 dan Webinar Pemberdayaan Perempuan.
Menurut Sekda, pengarusutamaan gender menjadi pekerjaan rumah bersama, bersama seluruh mitra kerja, bagaimana istilah PUG menjadi populer sehingga mudah dikenali dan dipahami oleh masyarakat.
“Apa sih PUG, mengapa harus ada dan bagaimana menerapkannya,” urainya.
Dengan pemahaman masyarakat yang baik mengenai PUG, lanjut Sri Wahyuni, akan dapat menjangkau keterlibatan masyarakat atau publik dalam mendukung PUG.
“Jadi bagaimana kita menerjemahkan konsepsi PUG dalam narasi yang populer, sederhana, narasi yang dikenali juga kaum milenial, bukan sesuatu yang asing,” ujarnya.

Sekda menyampaikan masih banyak menemukan istilah dan konsep-konsep yang menarik tentang PUG, namun menurutnya masih banyak yang belum dipahami masyarakat.
Ia juga menyebutkan, komitmen pemerintah terhadap pembangunan yang adil, berkelanjutan atau pembangunan hijau dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kalimantan Timur 2019-2023. Pada misi satu yaitu Berdaulat Dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Berakhlak Mulia dan Berdaya Saing Terutama Perempuan, Pemuda Dan Disabilitas.
“Perempuan mendapat perhatian utama dalam Pembangunan Kalimantan Timur,” tegas Sri Wahyuni.
Parade Gender Kalimantan Timur 2022 adalah sebuah bentuk apresiasi pemerintah kepada perempuan yang dengan konsisten telah berbagi untuk pemberdayaan sekaligus peningkatan kualitas hidup perempuan. Kepada penggerak di bidang lingkungan, budaya, politik, ekonomi, pertanian dan lainnya.
Usai pembukaan oleh Sekda, dilanjutkan dengan sarasehan tentang Parade Gender “Perempuan dalam Pembangunan” yang dipandu oleh CNN News Anchor, Sarah Ariantie dan Parade Gender Perempuan dalam Pembangunan Hijau, bersama Sekretaris kelompok Kerja PUG Lingkungan Hidup Setjen KLHK, Ema Eko Hartono, Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Hj Noryani Sorayalita.
Hadir dalam kegiatan yang bekerjasama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara tersebut, Kepala DKP3A Kaltim Noryani Sorayalita, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim Siti Farisyah Yana serta Kepala BPKAD Kaltim M Sa’duddin. (yan)







