Samarinda– Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, mengajak pemimpin baru Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) untuk membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah provinsi guna mempercepat pembangunan daerah.
“Provinsi siap membantu, tapi pemkab harus aktif dan terbuka. Banyak bantuan dari provinsi, misalnya pupuk untuk petani, tidak terserap maksimal karena koordinasi yang kurang, koordinasi yang efektif menjadi kunci keberhasilan penyaluran bantuan dan program pembangunan,” ujar Ekti, Selasa (27/5/2025).
Ekti menegaskan bahwa momentum pasca-Pemungutan Suara Ulang (PSU) harus dimanfaatkan untuk membangun Mahulu yang lebih baik. “Ini saatnya Mahulu bangkit. Pemimpin baru harus menjadi penghubung yang baik antara provinsi dan masyarakat agar program pembangunan berjalan lancar,” katanya.
Menurut Ekti, tanpa komunikasi dan keterbukaan, pembangunan akan sulit mencapai hasil maksimal. “Tanpa komunikasi dan keterbukaan, pembangunan akan sulit mencapai hasil yang maksimal. Mari kita gunakan momentum pasca-PSU ini untuk membangun Mahulu yang lebih baik,” tambahnya.
Ia berharap pemimpin baru dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan masyarakat agar program-program pembangunan tepat sasaran dan berdampak positif. Ekti mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program.
Dalam konteks pembangunan pertanian, Ekti menyoroti pentingnya distribusi pupuk yang merata dan tepat waktu agar petani dapat meningkatkan produktivitas. Ia juga mendorong peningkatan fasilitas infrastruktur di Mahulu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Ekti berkomitmen mendampingi dan mengawal proses pembangunan di Mahulu agar berjalan sesuai rencana dan membawa kemajuan bagi masyarakat. Ia optimis dengan kerja sama yang baik, Mahulu dapat berkembang pesat.
Dengan dukungan pemerintah provinsi dan pemkab yang solid, Ekti yakin Mahulu dapat mengatasi berbagai tantangan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warganya. (adv-DPRD Kaltim/Salim)







