
SENDAWAR – Warga Kampung Damai Kota RT. 3 Kecamatan Damai, Kutai Barat (Kubar) menutup akses jalan yang rusak untuk menghindari adanya korban kecelakakan di jalan tersebut, Jumat (8/10.2021)pagi.
Petinggi kampung Damai Kota, John Wesli saat dikonfirmasi di lokasi mengatakan, warga terpaksa menutup jalan karena melihat banyak pengendara motor yang jatuh di tempat tersebut.
“Ada mungkin sekitar 5 motor yang jatuh mulai tadi pagi saya perhatikan,” katanya.
John Wesli bersyukur warga tersebut tidak mengalami luka parah. Ia khawatir ada pengguna jalan dari luar Kampung Damai yang tidak mengetahui kondisi jalan bisa mengakibatkan luka parah.
Sehari sebelumnya,PT Keruing telah berjanji akan melakukan perbaikan pada Jumat pagi. Namun hingga pukul 10.00 Wita belum ada tanda-tanda perbaikan jalan dari pihak perusahaan.
Yohanes, salah satu warga yang mengatakan jalan yang rusak tersebut berada di depan rumahnya. Jika hendak ke puskesmas atau ke kantor camat yang jaraknya hanya 100 meter dari rumahnya, ia terpaksa harus berkeliling.
“Sudah lama saya tidak mau lewat jalan itu karena sudah tua dan banyak yang terjatuh melalui jalan tersebut,” katanya.
Warga lainnya,Yanto menyampaikan selama ini perusahaan hanya berjanji saja untuk memperbaiki jalan.
Koordinator lapangan PT.keruing Yonesfi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya oleh media ini mengaku sudah mengerahkan perbaikan jalansejak pukul 09.00. Namun kenyataan di lapangan hingga pukul 10.30 belum ada pekerja yang memperbaiki jalan.
“Kami sudah perbaiki mulai jam 9.00 WITA pagi tadi, dan alat sudah bekerja,” katanya dengan nada ketus.

Selang beberapa menit, pimpinan PT. Keruing Lewi Roby menghubungi media ini menyampaikan telah mengirimkan pekerja memperbaiki jalan.
Ia mengaku ijin menggunakan jalan poros tersebut telah berakhir. Namun jalan yang dibuat perusahaan masih belum selesai.
“Seharusnya bulan Oktober perusahaan sudah menggunakan jalan tersebut
Pantauan terakhir media ini pada pukul 12.00 Wita perusahaan telah melakukan pekerjaan dan berjanji akan memperbaiki hingga ke Gunung Kelauq yang rusak parah. (arf)




