AgresifNews.co
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
AgresifNews.co
No Result
View All Result

Dari Meja Kopi ke Meja Rakyat Agus Aras Soroti Smelter, Pendidikan, dan Ekonomi Pesisir Kutim

by Redaksi
June 20, 2025
in DPRD Kaltim
0
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras, duduk bersama sejumlah awak media, Soroti Smelter, Pendidikan, dan Ekonomi Pesisir Kutim

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras, duduk bersama sejumlah awak media, Soroti Smelter, Pendidikan, dan Ekonomi Pesisir Kutim

Bagikan

SAMARINDA — Obrolan santai terasa di sebuah kafe di Jalan Angklung, Samarinda, Jumat sore (20/6/2025). Secangkir kopi, tawa ringan, dan camilan sederhana menemani percakapan yang mengalir perlahan. Di tengah hangatnya suasana, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras, duduk bersama sejumlah awak media. Obrolan pun berkembang. Dari kabar terkini parlemen, hingga harapan untuk pembangunan daerah.

Tak ada podium. Tak ada naskah pidato. Hanya diskusi lepas, namun menyentuh isu-isu penting. Mulai dari problem industri smelter yang disorot DPRD, hingga kebutuhan sekolah baru di perbatasan Kutai Timur dan Berau. Semua dibahas dengan santai, tapi penuh kesungguhan.

Salah satu sorotan datang dari hasil kunjungan kerja DPRD Kaltim ke salah satu perusahaan di Sanga-Sanga, dihari sebelumnya. Kunjungan itu membuka banyak hal. Di balik geliat industri smelter, tersimpan persoalan serius. Akses jalan yang rusak,  data perusahaan yang belum lengkap, hingga agenda CSR yang masih buram. Semua menjadi catatan penting bagi fungsi pengawasan DPRD.

“Semua catatan itu penting bagi fungsi pengawasan kami di DPRD. Industri tak boleh hanya soal produksi, tapi juga dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Agus Aras.

Tak berhenti di situ. Politisi yang juga Ketua Fraksi PPP-Demokrat ini, juga menyoroti program pendidikan gratis bertajuk “Gratispol” yang segera dijalankan oleh Pemprov. Program ini, menurutnya, tak boleh sebatas wacana, Tapi harus terwujud segera. Terutama di wilayah yang belum tersentuh fasilitas pendidikan, seperti Segah atau kawasan pedesaan lainnya di Kutim hingga Berau.

“Hal ini merupakan janji politik dari Pemprov. Jadi harus dijalankan semaksimal mungkin. Kami di DPRD akan mengawal itu. Namun harus tetap mengacu pada kemampuan daerah,” tegasnya. Dengan nada optimis, ia menambahkan, “karena pendidikan merupakan dongkrak utama yang membentuk karakter sumber daya manusia.”

Persoalan ekonomi pesisir juga mengemuka. masyarakat Kutim mendesak revitalisasi pusat pendaratan ikan. Saat ini, kapasitas pelabuhan terlalu kecil, hingga belum memadai hasil tangkapan ikan. Sehingga nelayan pun terpaksa membawa hasil tangkapan jauh ke Bontang. “Potensi perikanan di Kutim luar biasa. Tapi pelabuhan yang ada belum memadai. Ini harus jadi perhatian juga” ucapnya.

Soal lingkungan, Agus Aras menyoroti sedimentasi sungai di kawasan Sangatta. Kondisi sungai kian dangkal. Sedimentasi meningkat. Banjir jadi ancaman nyata. Menurutnya, ini harus masuk dalam skala prioritas penanganan pemerintah daerah.

“Langkah konkret pemerintah perlu ditunggu. Tapi satu hal pasti. Rakyat harus jadi prioritas,” tambahnya.

Obrolan sore itu berlanjut dalam suasana akrab. Santai, tapi bermakna. Di tengah meja kopi dan tawa kecil, lahir percakapan jujur dan terbuka. Bagi Agus Aras, menyuarakan aspirasi rakyat bisa dilakukan di mana saja. Termasuk di meja sederhana, bersama rekan media.(adv/dprdkaltim)


Bagikan
Previous Post

Komisi IV DPRD Kaltim Temukan Sejumlah Pelanggaran di Industri Pertambangan

Next Post

Aulia-Rendi Resmi Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara Masa Bakti 2025-2030

Next Post
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, melantik Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, dan Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin

Aulia-Rendi Resmi Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara Masa Bakti 2025-2030

Salehuddin, S.Sos., S.Fil., M.AP  - Anggota Komisi 1 DPRD Kaltim

Salehuddin Soroti Kewenangan Provinsi dalam Penertiban Tambang Ilegal

  • Redaksi
  • Info Produk
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved