Samarinda – Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, melakukan kunjungan ke Bontang Mangrove Park sekaligus bersilaturahmi dengan rombongan kerja reses anggota Komisi IV DPR RI di Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Senin (11/8/2025).
Rombongan kerja reses tersebut dipimpin oleh Ketua Tim sekaligus Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto, didampingi Wakil Ketua Komisi IV, Ahmad Yohan, beserta anggota lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, mengungkapkan kunjungan ini merupakan kesempatan strategis untuk menindaklanjuti rencana pengembangan sektor unggulan yang potensial.
Kunjungan ini pun, juga menjadi momen penting untuk mengeksplorasi potensi pembangunan sektor pertanian dan kehutanan di wilayah Kaltim.
“Kunjungan anggota DPR RI ke Bontang jarang dilakukan, sehingga kehadiran Komisi IV menjadi momen istimewa bagi daerah ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan Bontang Mangrove Park di kawasan industri Benua Etam, yang berada dalam wilayah Taman Nasional Kutai, menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup.
“Kawasan ini merupakan simbol kepedulian terhadap ekosistem dan kehidupan,” katanya.
Ia juga menambahkan, bahwasanya potensi pertanian dan kehutanan di Kaltim sangat menjanjikan. Pengembangan yang tepat diyakini bisa mengalihkan ketergantungan ekonomi dari sumber daya yang tidak terbarukan menjadi lebih berkelanjutan dan berbasis sumber daya terbarukan.
“Potensi ini sangat mendukung sektor pertanian dan kehutanan, serta dapat mengubah sumber ekonomi yang sebelumnya bergantung pada sumber daya tak terbarukan menjadi berbasis pada sumber daya terbarukan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Gubernur Harum menyatakan bahwa pengembangan polonia bukan hanya sebagai alternatif sumber pendapatan, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam menguatkan ketahanan pangan dan energi berbasis sumber daya yang terbarukan.
Ia pun berharap agar potensi besar ini dapat diperjuangkan oleh Komisi IV DPR RI kepada pemerintah pusat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kaltim.
“Kami yakin pengembangan polonia di Kaltim akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan negara,” katanya. (Slm/ADV/Diskominfo)







