SANGATTA – Kelangkaan pupuk bersubsidi di Kutai Timur mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Kaltim H. Agus Aras SM, MAP. Hal ini setelah Ia mendengarkan langsung keluhan petani saat kegiatan reses atau serap aspirasi masyarakat di Bukit Pelangi RT 39 Sangatta Utara, Sabtu (26/02/2022).
Ardan – Ketua Kelompok Tani Sukses Makmur Bersama Sangatta, kepada Agus Aras mengungkapkan semua kelengkapan syarat administrasi untuk mendapatkan pupuk subsidi sudah dipenuhi. Namun setiap ia ke kios pupuk untuk membeli pupuk subsidi, selalu kosong.
“Terpaksa petani membeli pupuk non subsidi yang harganya mahal,” keluh Ardan.
Menanggapi hal ini, Agus Aras akan memperjuangkan hak-hak kelompok tani. Ia akan menyampaikan kepada Pemkab Kutim melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk terjun ke lapangan mengawasi pendistribusian pupuk bersubsidi.
“Jangan sampai pupuk bersubsidi jatuhnya kepada yang tidak berhak,” tegas Agus Aras.

Selain itu, para petani juga menyampaikan kondisi jalan tani yang saat ini dalam konsisi rusak parah, yang berpotensi mengganggu sistem transportasi pasca panen, hasil panen terancam terlambat di pasarkan, dan akan menurunkan kualitas hasil panen karena rusak dan busuk. Hal ini bisa merugikan perekonomian petani dan pendapatan daerah Kutai Timur.
Kondisi kerusakan jalan tani ini, akan di sampaikan Agus Aras kepada Dinas atau instansi terkait, Ia berharap Pemkab Kutim bisa melihat konsisi ini bisa menjadikan skala prioritas pembangunan.
Kegiatan reses yang sempat di guyur hujan ini, berlangsung cukup hangat, masyarakat sangat antusiaa datang untuk bertemu dangan Agus Aras. Reses ini juga dihadiri oleh Joni – PPL Kementrian Kelautanndan Perikanan, Suharman Alex – Ketua KTNA, Kelompok Tani dan Kelompok Nelayan. (mh)







