Samarinda – Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2025 di Provinsi Kalimantan Timur berlangsung dengan penuh makna dan semangat kebangsaan.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kaltim, Drs. Sufian Agus, M. Si, menegaskan pentingnya momen ini sebagai ajang refleksi dan penguatan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurut Sufian Agus, Pancasila bukan hanya simbol, melainkan fondasi yang mengikat keberagaman Indonesia menjadi satu kesatuan yang utuh.
“Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai wujud nyata komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Setiap langkah, kebijakan, serta tindakan harus mencerminkan semangat Pancasila.
Peringatan ini juga menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus dijaga dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang.
“Penting bagi kita semua berperan aktif dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.
Kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila di Kaltim diisi dengan berbagai acara edukatif dan budaya yang mengangkat nilai-nilai kebangsaan dan toleransi. Hal ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman mendalam kepada generasi muda tentang pentingnya Pancasila sebagai dasar negara.
Selain itu, pemerintah daerah juga menginisiasi program-program yang mendukung penguatan ideologi Pancasila, termasuk pelatihan dan sosialisasi di berbagai komunitas dan institusi pendidikan. Ini merupakan langkah strategis untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap relevan dan hidup dalam masyarakat.
Dengan semangat yang sama, Sufian Agus berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi dalam menjaga keutuhan bangsa dan memperkuat persatuan melalui pemahaman dan pengamalan Pancasila.
“Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa,” tutupnya. (Slm/ADV/Diskominfo)







