TENGGARONG – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) berkomitmen untuk terus membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Ekraf) yang memiliki daya saing dengan provinsi lainnya di Indonesia.
Hal tersebut dikatakan oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Muhammad Irvan Rivai usai membuka pelatihan bagi pelaku ekonomi kreatif pada sektor Seni Kriya dan Wastra serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), yang dilaksanakan di Hotel Elty, Tenggarong pada Selasa, 28 Juni 2022.
“Pelaku ekonomi kreatif merupakan sumber daya manusia (SDM) utama dalam mendukung pengembangan kepariwisataan daerah. Pelatihan ini menunjang Kaltim sebagai ibu kota negara nusantara,” ujar Irvan dalam rilis yang diterima redaksi pada Jumat (1/7/2022).
Irvan Rivai menambahkan dipilihnya Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai tempat pelatihan SDM ekonomi kreatif karena daerah ini adalah salah satu kota penyangga ibu kota negara baru kelak.
Selain itu, pelatihan ini komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas pelaku ekonomi kreatif agar memiliki daya saing setara dengan provinsi-provinsi yang lebih dahulu maju sektor ekraf-nya.
Dijelaskannya, pelatihan ini sesuai dengan yang tertuang dalam Peta Jalan Pengembangan Ekraf Daerah (Talanpekda) Pemerintah Provinsi Kaltim tahun 2021-2025.
Sehingga, tema yang dipilih adalah “Seni Kriya dan Wastra dalam Kearifan Lokal” dengan narasumber dari pengajar Seni Kriya dan Wastra, pelaku Seni Kriya, pelaku Seni Wastra dan Komite Ekonomi Kreatif Kaltim.
“Kami mendorong pelaku Ekraf untuk terus mengasah kemampuan dan keterampilan serta kompetensi untuk berinovasi dengan menciptakan produk dan karya-karya baru sebagai penggerak bangkitnya pariwisata dan ekonomi kreatif di Kaltim,” pintanya.
Dijelaskannya, pemilihan tema pelatihan disesuaikan untuk memperkuat dan mengedepankan ciri khas produk ekonomi kreatif yang kaya kearifan lokal Kaltim, mulai bahan olahan hingga motif produk yang dihasilkan.
“Intinya, Dispar Kaltim berkomitmen untuk terus membangun kualitas SDM pariwisata dan ekonomi kreatif yang berdaya saing untuk menunjang Kaltim sebagai ibu kota negara RI,” ujarnya.(yan/adv/kominfokaltim)







