Samarinda – Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin, menilai Pidato Kenegaraan Presiden RI pada Rapat Paripurna ke-30 DPRD Kaltim memberikan makna mendalam tentang persatuan politik dalam membangun bangsa Indonesia. Ia menegaskan bahwa tema persatuan yang digaungkan saat ini menjadi sangat relevan dan strategis bagi kemajuan bangsa.
Dikatakan, tema nasional yang saat ini diusung, yaitu “Bersatu Berdaulat untuk Kesejahteraan Masyarakat Indonesia Menuju Indonesia Maju.” Menurutnya, tema tersebut mengandung pesan kuat agar seluruh elemen bangsa mengesampingkan perbedaan demi membangun negara sesuai dengan peran masing-masing.
“Temanya jelas, Bersatu Berdaulat untuk Kesejahteraan Masyarakat Indonesia Menuju Indonesia Maju. Saatnya mengesampingkan perbedaan, bersatu membangun bangsa sesuai peran masing-masing,” ujarnya di kantor DPRD Kaltim, Jumat (15/8/2025).
Dia juga mengingatkan bahwa situasi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan tantangan yang tidak mudah. Dalam kondisi tersebut, persatuan nasional menjadi modal utama yang tidak bisa ditawar untuk memperkuat kedaulatan negara, baik dalam aspek politik, ekonomi, maupun ketahanan pangan.
“Dunia sekarang tidak sedang baik-baik saja. Persatuan adalah modal utama untuk memperkuat kedaulatan, tidak hanya di politik, tapi juga ekonomi dan ketahanan pangan,” tambahnya.
Selain itu, ia menilai bahwa tema yang diangkat oleh Presiden Indonesia sangat relevan dan sesuai dengan kondisi kebangsaan yang sedang dihadapi. Baginya, persatuan memberikan landasan kuat agar seluruh elemen bangsa mampu menghadapi berbagai tekanan dan menjaga keberlangsungan pembangunan nasional.
“Yang pasti, tema yang diangkat Presiden sangat up to date dengan kondisi kebangsaan kita. Persatuan adalah yang paling utama,” ucapnya.
Dengan perspektif ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat dan pejabat bisa mengambil peran aktif dalam mewujudkan persatuan dan kedaulatan guna mencapai kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan. (adv-DPRD Kaltim/Salim)







