AgresifNews.co
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal
AgresifNews.co
No Result
View All Result

Tangkal Demam Berdarah Dengue, Dinkes Kaltim Gencarkan 3M Plus

by Redaksi
July 15, 2025
in Pemprov Kaltim
0
Jaya Mualimin - Kepala Dinas Kesehatan  Provinsi Kaltim

Jaya Mualimin - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim

Bagikan

Samarinda – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Jaya Mualimin, menghimbau kepada masyarakat agar melakukan upaya memberantas penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang digalakkan melalui gerakan 3M Plus.

3M Plus sendiri merupakan singkatan dari Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang, yang merupakan bagian dari program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Selain tiga langkah utama tersebut, 3M Plus juga mencakup langkah-langkah tambahan (Plus) untuk memaksimalkan upaya pencegahan.

Langkah-langkah tambahan (Plus) tersebut seperti menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk, memasang kelambu, memelihara ikan pemakan jentik, menanam tanaman pengusir nyamuk, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Prinsipnya sangat sederhana, bersihkan sarang nyamuk setiap minggu. Jika kita menemukan jentik nyamuk di rumah, segera lakukan tindakan pembersihan,” ungkapnya saat ditemui di kantor Diskominfo Kaltim, Selasa (15/7/2025).

Data terbaru dari Dinas kesehatan Kaltim, jumlah kasus DBD di Kaltim tercatat mencapai 2.836 kasus.

Mulai dari Balikpapan dengan 765 kasus, diikuti dengan Kutai Kartanegara  sebanyak 606 kasus, kemudian 400 kasus di Kutai Timur , 348 kasus di Samarinda, 211 kasus di Bontang, 197 kasus di Paser, 150 kasus di Penajam Paser Utara, 89 kasus di Kutai Barat, 62 kasus di Berau, dan Mahakam Ulu sebanyak delapan kasus.

Lebih lanjut, ia menegaskan Dinkes telah menetapkan target dalam Rencana Strategis (Renstra) terkait angka Case Fatality Rate (CFR) akibat DBD. Target tersebut adalah menekan angka kematian akibat DBD di bawah 0,5 persen.

“Target Renstra kita untuk CFR akibat dengue adalah kurang dari 0,5 persen. Untuk wilayah yang masih melebihi ambang batas, kami akan terus meningkatkan intervensi dan intensifkan sosialisasi kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, ada beberapa daerah di Kaltim yang masih melampaui target ambang batas. Untuk itu, pihaknya akan memperkuat koordinasi lintas sektor dan mengajak masyarakat lebih aktif dalam pencegahan. Ia menilai kunci keberhasilan pemberantasan DBD ada di komunitas dan lingkungan tempat tinggal.

Dinas Kesehatan, telah menyiapkan sejumlah program intervensi. Mulai dari pembagian abate, penyuluhan ke sekolah, hingga jemput bola ke permukiman warga.

“Kami juga membuka hotline pengaduan jika masyarakat menemukan kasus demam mendadak agar bisa segera dilakukan penelusuran dan penanganan,” tuturnya.

Ia menambahkan, kesehatan masyarakat adalah tujuan jangka panjang pemerintah daerah. Karena itu, ia mengingatkan agar partisipasi masyarakat tetap dijaga secara konsisten.

“Kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga lingkungan agar tetap bersih dari jentik nyamuk, demi terwujudnya Kaltim yang sehat dan bebas DBD,” serunya.

Tak hanya itu, ia mengajak pelibatan seluruh elemen, mulai ketua RT, kader kesehatan, hingga institusi pendidikan untuk bergerak bersama. Ia percaya intensifikasi edukasi dan sosialisasi bisa mempercepat penurunan kasus DBD di Kaltim.

Dengan upaya kolektif dan gerakan 3M Plus, Dinas Kesehatan yakin kasus DBD di Kalimantan Timur dapat dikendalikan. Ia optimistis cita-cita Kaltim sehat bebas DBD akan terwujud jika semua lapisan masyarakat ambil bagian aktif dalam pencegahan. (Slm/ADV/Diskominfo)


Bagikan
Previous Post

Ananda Emira Moeis: Seleksi Direksi Perusda Harus Lebih Selektif dan Berani Membawa Pembaruan

Next Post

Firnadi Iksan Desak Pemerintah Serius Garap Jalur Sungai di Kaltim

Next Post
Firnadi Iksan - Anggota Komisi II DPRD Kaltim

Firnadi Iksan Desak Pemerintah Serius Garap Jalur Sungai di Kaltim

Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Didik Agung Eko Wahono

Didik Agung Eko Wahono Berikan Dukungan untuk Pengembangan Wisata Tenggarong Seberang

  • Redaksi
  • Info Produk
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Parlementaria
    • DPRD Prov. Kaltim
    • DPRD Kutai Timur
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Nasional
  • Ragam
    • Pemprov. Kalimantan Timur
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Serba-Serbi
    • Kriminal

© 2021-2025 Agresifnews.co
All Right Reserved